Indonesia Tak Perlu Khawatirkan Ancaman Resesi

0 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Moneter | 2019-12-10
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Ekonom BNI Ryan Kiryanto menyatakan Indonesia tidak akan terpapar resesi meskipun keadaan ekonomi global kian mengancam. Hal ini dikarenakan Indonesia bukan negara berbasis ekspor atau negara yang bergantung pada global supply chain.

"Indonesia tidak usah khawatir kena resesi, karena negara kita pertumbuhan ekonominya tidak didominasi oleh ekspor, sehingga saat ekonomi global resesi, maka kita masih aman," ujar Ryan di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (9/11/2019).

Dia mencontohkan China yang pertumbuhan ekonominya semakin melambat hingga tahun depan. Hal itu dikarenakan China merupakan negara yang sangat bergantung pada ekspor.

"Ekonomi China tahun depan itu susah karena ter-ninabobo-kan oleh ekspor. China, Korea Selatan dan Jepang, itu 3 negara yang rawan terkena resesi karena pertumbuhan ekonomi bertumpu pada ekspor," jelas Ryan.

Padahal, pada tahun 2004 hingga 2005, ekonomi China masih bisa tumbuh 14,2 persen. Namun jadi single digit akibat ekonomi dunia dan perang dagang.

Sebelumnya, Bank Dunia sendiri sudah mengingatkan pada negara-negara yang bergantung pada ekspor komoditas agar bisa memanfaatkan aset sumber daya alam dengan baik.

Indonesia sendiri sedang memanfaatkan potensi pariwisata yang tak hanya sebagai bentuk eksistensi negara namun menambah devisa negara. (lip)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Duo Saham Telekomunikasi Jeblok Karena Sentilan Erick Thohir dan Utang Jatuh Tempo
  • Jadi Mata Uang Paling Keok di Asia dan Dunia, Rupiah: Sakitnya Tuh di Sini!
  • Bank Dunia: Pertumbuhan Ekonomi 5,02% Perlu Disyukuri
  • Akhir 2019, Cadangan Devisa Capai USD129,2 Miliar
  • KSSK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Triwulan IV 2019 Terkendali
  • KSSK Pastikan Kondisi Keuangan Indonesia Stabil
  • Utang Luar Negeri USD401,4 Miliar Diyakini Tak Ganggu Ekonomi
  • Defisit Neraca Dagang Sedikit Membaik, BI Terus Perkuat Ketahanan Ekonomi
  • Bank Indonesia Ramal Inflasi Januari 0,41 Persen, Terendah Sejak 2016
  • BI soal Rupiah Menguat ke Rp13.772 per USD: Bukti Ekonomi Indonesia Membaik
  • Pekan Kedua Januari 2020 Inflasi Masih Terkendali
  • Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 129,2 Miliar Dolar AS
  • Sri Mulyani Sebut Utang Indonesia Masih Lebih Baik di Asia
  • Cadangan Devisa Desember 2019 Diprediksi Meningkat
  • BI Optimistis Inflasi 2020 Bakal Terkendali
  • Gubernur BI Sebut Rupiah Termasuk yang Terbaik di Asia
  • BI Targetkan Inflasi 2020 Sebesar 3,0 Plus Minus 1 Persen
  • Inflasi 2019 2,72 Persen, Terendah Sejak 2009
  • Penerimaan Bea Cukai Tembus Target Lagi di 2019
  • Bank Indonesia Catat Uang Beredar per November Tumbuh 7,1 Persen