Jokowi Resmikan Bank Wakaf Mikro di Kendal

Keuangan Perbankan | Perbankan dan Lembaga Keuangan Non Bank | 2019-12-31
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pembukaan dua Bank Wakaf Mikro (BWM) di Kabupaten Kendal. Masing-masing BWM tersebut akan menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat di sekitar lingkungan pondok pesantren Salaf Apik Kaliwungu dan pondok pesantren Al-Fadllu.

 

Peresmian dua BWM terbaru itu menambah daftar bank serupa yang telah dibuka oleh pemerintah hingga menjadi sebanyak 56 BWM.

Presiden mengatakan, pendirian sejumlah BWM bertujuan untuk mengembangkan ekonomi umat dengan cara memperluas penyediaan akses keuangan bagi para pelaku usaha mikro dan kecil yang belum dapat menjangkau fasilitas perbankan.

"Pemerintah ingin agar dari pondok pesantren dan lingkungan pondok pesantren apabila ada keinginan-keinginan untuk membesarkan usaha-usaha yang ada di situ ada banknya, yaitu Bank Wakaf Mikro. Jangan sampai pinjamnya ke rentenir," ujarnya di pondok pesantren Salaf Apik Kaliwungu, dikutip dari siaran resmi Istana, Senin (30/12).

Jokowi menjelaskan, BWM ini menyasar kepada para santri maupun masyarakat yang berada di sekitar lingkungan pondok pesantren untuk dapat memulai atau mengembangkan usaha kecil dan usaha mikro. Pemerintah berencana mendirikan lebih banyak lagi BWM di pondok-pondok pesantren yang ada di seluruh Indonesia.

"Tadi Pak Ketua OJK sudah menyampaikan, sudah disiapkan kurang lebih 50 Bank Wakaf Mikro yang akan dibuka lagi. Ini patut kita syukuri," ucap Presiden.

BWM menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat dengan nilai maksimal sebesar Rp3 juta tanpa agunan. Pengelola BWM juga menyediakan pelatihan dan pendampingan kelompok bagi para nasabah untuk menjalankan usahanya.

"Tapi saya titip, ini hati-hati, kalau dapat pinjaman dari Bank Wakaf Mikro agar disiplin mengangsurnya. Kalau disiplin mengangsur, nanti akan bisa ditambah lagi menjadi Rp2 juta, menjadi Rp3 juta, agar usahanya berkembang," kata Jokowi.

Sementara itu, berdasarkan siaran pers Otoritas Jasa Keuangan, sejak diluncurkan pada Oktober 2017 hingga saat ini BWM sudah menyalurkan pembiayaan kepada kurang lebih 25 ribu orang nasabah yang tersebar di 18 provinsi dengan jumlah pembiayaan mencapai Rp 33,9 miliar. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • LPS Jamin Dana Simpanan Masyarakat Tetap Aman di Bank
  • Kemenkeu Sebut 335.000 Wajib Pajak Dapat Keringanan
  • OJK Minta Masyarakat tak Khawatir Kondisi Perbankan
  • LPS: Masyarakat Tetap Percaya Simpan Uang di Bank Saat Pandemi Corona
  • Satgas Waspada Investasi OJK Temukan 2.500 Fintech Ilegal
  • Satgas Temukan 50 Aplikasi Pinjaman Online Ilegal Berkedok Koperasi Simpan Pinjam
  • OJK Sebut Kondisi Bank Masih Baik di Tengah Corona
  • Presiden Jokowi: Nasabah KUR Dapat Penundaan Bayar Cicilan Selama 6 Bulan
  • Satgas Waspada Investasi Temukan Ratusan Fintech Ilegal
  • BI dorong Bank Lampung berpartisipasi aktif implementasikan QRIS
  • OJK dan BEI Berikan Lampu Hijau Untuk Nara Hotel Lanjut Listing
  • Jokowi Resmikan Bank Wakaf Mikro di Kendal
  • Kualitas pengawasan OJK turun, Komisi XI DPR bentuk badan supervisi
  • LPS sebut telah likuidasi 101 bank, likuidasi BPR terbanyak di Jabar
  • Bidik pembiayaan berkelanjutan, BTN masuk ke indeks saham SRI-Kehati
  • BI proyeksikan surplus operasionalnya capai Rp20,8 triliun di 2020
  • BI nyatakan kepercayaan nasabah perbankan di Ambon masih terjaga
  • Menkeu akan hitung anggaran BPJS Kesehatan setelah terbit PMK baru
  • Bank NTT siapkan modal kredit pembangunan fasiltas air bersih-sanitasi
  • BI implementasikan elektronifikasi di 1.000 rumah ibadah