BI Optimistis Inflasi 2020 Bakal Terkendali

0 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Moneter | 2020-01-04
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Bank Indonesia merespons positif catatan inflasi akhir tahun 2019 yang berada di dalam jangkauan target awal. Target tahun 2020 pada kisaran 2% hingga 4% pun yakin akan kembali tercapai.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Muhamad Nur mengatakan, realisasi inflasi yang berada dalam sasaran target inflasi BI tahun 2019 sebesar 2,5%-4,5% merupakan pencapaian positif. Perolehan tersebut dinilai  tidak terlepas dari konsistensi Bank Indonesia menjaga stabilitas harga komoditas.

“Hal tersebut juga ditopang sinergi kebijakan yang kuat antara Bank Indonesia dan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.,” katanya dikutip dari keterangan pers, Jumat (3/1/2020).

Meskipun meningkat sesuai pola musiman dibandingkan dengan inflasi November 2019 sebesar 0,14% (mtm), inflasi Desember 2019 sebesar 0,34% (mtm), tercatat lebih rendah dibandingkan dengan rerata inflasi IHK akhir tahun pada empat tahun terakhir sekitar 0,68% (mtm). Perkembangan ini ditopang inflasi inti yang stabil pada level 0,11% (mtm).

Sementara itu, inflasi volatile food tetap terkendali, meskipun naik bila dibandingkan bulan lalu sebesar 0,42% (mtm) menjadi tercatat 0,86% (mtm). Inflasi kelompok administered prices tetap rendah, meskipun sesuai pola musiman akhir tahun juga meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan lalu dari 0,03% (mtm) menjadi 0,63% (mtm).

Dengan perolehan tersebut, inflasi tahunan pada 2019 menurun dibandingkan dengan inflasi 2018 sebesar 3,13% (yoy). Kondisi ini dipengaruhi inflasi inti yang terjaga pada level rendah 3,02% (yoy), dipengaruhi konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga sehingga ekspektasi inflasi terjangkar sesuai dengan sasaran, permintaan agregat yang terkelola dengan baik, nilai tukar yang bergerak sesuai dengan fundamentalnya, serta pengaruh positif kenaikan harga global yang minimal.

Selain itu, inflasi volatile food juga terkendali pada level 4,30% (yoy), didukung oleh sinergi kebijakan Bank Indonesia dan pemerintah sehingga ketersediaan pasokan pangan tetap terjaga, di tengah gangguan cuaca yang sempat terjadi di pertengahan 2019. Sementara itu, inflasi administered prices tercatat rendah sebesar 0,51% (yoy), sejalan minimalnya kebijakan terkait tarif dan harga barang dan jasa yang diatur pemerintah. (bis)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Duo Saham Telekomunikasi Jeblok Karena Sentilan Erick Thohir dan Utang Jatuh Tempo
  • Jadi Mata Uang Paling Keok di Asia dan Dunia, Rupiah: Sakitnya Tuh di Sini!
  • Bank Dunia: Pertumbuhan Ekonomi 5,02% Perlu Disyukuri
  • Akhir 2019, Cadangan Devisa Capai USD129,2 Miliar
  • KSSK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Triwulan IV 2019 Terkendali
  • KSSK Pastikan Kondisi Keuangan Indonesia Stabil
  • Utang Luar Negeri USD401,4 Miliar Diyakini Tak Ganggu Ekonomi
  • Defisit Neraca Dagang Sedikit Membaik, BI Terus Perkuat Ketahanan Ekonomi
  • Bank Indonesia Ramal Inflasi Januari 0,41 Persen, Terendah Sejak 2016
  • BI soal Rupiah Menguat ke Rp13.772 per USD: Bukti Ekonomi Indonesia Membaik
  • Pekan Kedua Januari 2020 Inflasi Masih Terkendali
  • Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 129,2 Miliar Dolar AS
  • Sri Mulyani Sebut Utang Indonesia Masih Lebih Baik di Asia
  • Cadangan Devisa Desember 2019 Diprediksi Meningkat
  • BI Optimistis Inflasi 2020 Bakal Terkendali
  • Gubernur BI Sebut Rupiah Termasuk yang Terbaik di Asia
  • BI Targetkan Inflasi 2020 Sebesar 3,0 Plus Minus 1 Persen
  • Inflasi 2019 2,72 Persen, Terendah Sejak 2009
  • Penerimaan Bea Cukai Tembus Target Lagi di 2019
  • Bank Indonesia Catat Uang Beredar per November Tumbuh 7,1 Persen