Bangun Galangan Kapal Pertama di NTT, Industri Butuh 5.000 Tenaga Kerja

Energi dan Kependudukan | Ketenagakerjaan | 2020-01-14
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Direktur Utama PT Industri Kapal Nusantara, Askan Naim membutuhkan sekitar 4.000 hingga 5.000 tenaga kerja untuk pembangunan galangan kapal di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

"Proses pembangunan galangan kapal milik PT Industri Kapal Nusantara mulai berlangsung dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat. Ribuan pekerja akan terserap dalam pembangunan galangan kapal ini," kata Dirut PT Industri Kapal Nusantara, Askan Naim saat peletakan batu pertama pembangunan galangan kapal di Desa Pitay Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang, Senin (13/1).

Galangan kapal milik PT Industri Kapal Nusantara merupakan galangan kapal pertama di NTT yang dibangun di atas lahan seluas 25 hektare di Desa Pitai, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang.

Kehadiran PT Industri Kapal Nusantara kata Askan Naim, selain untuk kepentingan usaha juga untuk membantu pemerintah NTT mengatasi pengangguran serta mendorong pembangunan ekonomi masyarakat guna mewujudkan semangat NTT bangkit NTT sejahtera.

Menurutnya, selain usaha galangan kapal dalam kawasan 25 hektare ini juga akan dilakukan usaha industri perikanan sehingga dibutuhkan ribuan tenaga kerja untuk mengerjakan berbagai kegiatan usaha dalam kawasan industri galangan kapal ini.

"kami sangat mengharapkan dukungan dari Gubernur NTT dan Bupati Kupang agar proses pembangunan industri galangan kapal ini bisa berlangsung dengan baik dan sukses," jelas Askan Naim. (ant)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Omnibus Law RUU Cipta Kerja Dinilai Jadi Paradigma Baru Hadapi Pandemi
  • RUU Ciptaker Berpotensi Tingkatkan Investasi di Kawasan Timur Indonesia
  • Omnibus Law RUU Cipta Kerja Dinilai Jadi Paradigma Baru Hadapi Pandemi
  • Mantan Menkeu Sebut Omnibus Law Jadi Kunci Tarik Investasi
  • RUU Cipta Kerja Dinilai Pro Investasi
  • Omnibus Law Ciptaker Picu Pemerataan Indonesia Timur
  • Menko Luhut: Kedatangan 500 Pekerja Asing Akan Ciptakan 5.000 Tenaga Ahli Baru
  • Pengamat Sebut RUU Cipta Kerja Bisa Tekan Angka Pengangguran
  • Pakar Ekonomi: Omnibus Law Kunci Tarik Investasi dan Buka Lapangan Kerja
  • Sepanjang 2020, BUMN Sudah Serap 178 Tenaga Kerja Difabel
  • Akademisi UIN: RUU Ciptaker Tingkatkan Investasi Syariah
  • Pengamat USU: RUU Cipta Kerja Bisa Tingkatkan Investasi dan Lapangan Kerja
  • RUU Cipta Kerja Dibutuhkan untuk Tekan Angka Pengangguran
  • Omnibus Law Ciptakan Peluang bagi Pekerja
  • Pengamat Ini Sebut Elit Buruh yang Tolak RUU Cipta Kerja Harusnya Pikirkan Juga Nasib Pengangguran
  • Kadin: Vokasi Penting untuk Dongkrak Produktivitas Tenaga Kerja Indonesia
  • BPS: Upah Buruh Tani Naik jadi Rp 55.503 per Hari di Juni 2020
  • Omnibus Law Diharapkan Buka Lapangan Kerja
  • Kemnaker Siapkan Sistem Informasi Ketenagakerjaan Jadi Rujukan Pembangunan
  • Hadapi Bonus Demografi Pekerja, Pengamat: Indonesia Butuh RUU Cipta Kerja