Sri Mulyani Pastikan Daerah Kantongi Tambahan Dana Insentif

Indakop dan Hubpartel | Industri | 2020-06-04
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menekankan dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), pemerintah daerah (Pemda) turut mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat. Pasalnya, pemda memiliki peranan penting dalam pemulihan ekonomi Indonesia akibat pandemi Covid-19.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dalam perubahan postur Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2020, dana insentif dari pemerintah pusat ke pemda akan mendapatkan tambahan sebesar Rp5 triliun serta dana alokasi khusus (DAK) fisik.
"Kita memasukkan di dalam postur APBN revisi dana insentif daerah tambahan sebesar Rp5 triliun serta dana alokasi khusus fisik untuk mendukung pemerintah daerah yang akan melakukan program-program swakelola padat karya yang menggunakan tenaga lokal," ujar Sri Mulyani dalam video conference, Rabu (3/6/2020).

Dia mengatakam dalam program padat karya yang dilakukan di daerah-daerah bisa diselesaikan dalam kurun waktu lima bulan ke depan sebelum berakhirnya tahun anggaran 2020. "Kami mengalokasikan Rp8,7 triliun," kata dia.

Selain itu, mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini menyampaikan bahwa dalam ratas tadi Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Keuangan untuk menaikkan fasilitas pinjaman ke pemda sebesar Rp1 triliun.

"Saat ini yang tadi dibahas Rp1 triliun, presiden untuk meminta kami membuat kajian mengenai kebutuhan pemerintah daerah yang menghadapi kondisi penerimaan asli daerah turun drastis akibat Covid-19 dan penerapan PSBB untuk bisa mendapatkan akses pinjaman sehingga mereka bisa melakukan program-program daerah dalam penanganan Covid-19 maupun memulihkan ekonominya," pungkasnya. (sin)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Pengusaha Harap Omnibus Law Segera Disahkan
  • 11 Importir Teken Perjanjian Penyerapan Gula Petani Tebu
  • Importir Serap Gula Lokal, Kementan: Kualitas Sudah Setara
  • RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang Bagi Pekerja
  • Luhut: Pengembangan 10 Desa Wisata Danau Toba Gairahkan Ekonomi Daerah
  • PPI Jalin Sinergi dengan Hipmi Dorong Ekspor Produk Petani
  • Lebih Murah dari Pertamini, 30 SPBU Mini Pertamina Kini Hadir di Jawa Barat
  • Kepemimpinan Presiden Jokowi Dibutuhkan Tingkatkan Optimisme Pelaku Ekonomi
  • Siapkan Bermacam Stimulus, Pemerintah Dorong UMKM Kembali Memulai Usaha
  • Pemerintah Mulai Garap 10 Desa Wisata di Danau Toba
  • Pengamat Nilai RUU Cipta Kerja Buka Peluang & Norma Baru bagi Pekerja
  • Kemenkeu Catat Aset Negara Capai Rp 10.467 Triliun
  • Kementan Apresiasi Sinergi BBVet Maros dan DPRD Sulsel dalam Pengujian Spesimen Covid-19
  • Wamendes Peran Nelayan Penting Perkuat Ekonomi Desa
  • Kemenperin: Air Minum Kemasan Lokal Memenuhi Standar Mutu
  • Pemerintah Setujui Pembentukan Dua KEK Baru di Batam
  • Demi Ketahanan Pangan, Penyuluh All Out Dukung Food Estate
  • Industri Sawit Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Nasional
  • Food Estate di Kalteng, Menteri Basuki Utamakan Pembangunan Irigasi
  • Pertanian Menjadi Sektor Paling Aman Dari Dampak Pandemi Corona