Layani Energi Negeri, Pertamina Perluas Akses BBM hingga Pelosok

Energi dan Kependudukan | Energi | 2020-06-22
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - PT Pertamina (Persero) terus memperluas jangkauan penyaluran layanan Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga ke pelosok negeri. Selain penambahan lembaga penyalur baik SPBU maupun SPBN (untuk nelayan), pada tahun 2019 Pertamina juga mampu menyelesaikan pembangunan 48 Pertashop serta konsisten menyalurkan BBM di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) di seluruh Indonesia, melalui pembangunan 161 titik BBM 1 Harga.

BBM Satu Harga yang telah dioperasikan Pertamina tersebar mulai dari wilayah 3T di Papua, Maluku, Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Jawa dan Bali. Walaupun penyaluran BBM di wilayah 3T penuh tantangan karena kondisi geografis yang sulit, namun ini merupakan bentuk pelayanan Pertamina agar masyarakat mendapatkan BBM dengan kualitas pasti dan harga resmi.

Dengan bertambahnya jaringan di seluruh wilayah tersebut menyebabkan meningkatnya volume penjualan BBM Pertamina dari 49,62 juta kiloliter (KL) menjadi 51,31 juta KL. Selain itu tercatat sepanjang 2019, penjualan LPG ekuivalen 13,75 juta KL, Petrokimia 3,15 juta KL, BBM untuk Aviasi 5,82 juta KL dan BBM untuk Industri 13,96 juta KL.

"Dari penjualan seluruh produk Pertamina seperti BBM ritel, industri, dan aviasi serta LPG dan Petrokimia, secara total konsolidasi mencapai ekuivalen 87,98 Juta KL di 2019," ujar Fajriyah Usman, VP Corporate Communication Pertamina di Jakarta, Jumat (19/6).

“Untuk memastikan pemenuhan kebutuhan BBM di masyarakat, Pertamina terus memperkuat ketahanan pasokan,”ungkapnya. Untuk itu, Pertamina membangun penambahan 21 lokasi storage TBBM, 8 Lokasi storage LPG, 7 lokasi storage Avtur dan 2 Kapal General Purpose untuk memastikan keandalan supply dan distribusi BBM di seluruh Indonesia.

Untuk terus meningkatkan layanan kepada masyarakat, Pertamina juga mencatat capaian positif dalam program digitalisasi SPBU. Sampai akhir tahun 2019, sebanyak 2.601 SPBU di Indonesia telah menerapkan digitalisasi dan ditargetkan seluruhnya atau 5.518 SPBU rampung pada tahun 2020.

“Capaian yang cukup menggembirakan terkait layanan digital juga terlihat dengan adanya 1,4 juta pengunduh baru MyPertamina sebagai digital channel Pertamina,”ujarnya Fajriyah.

Dengan berbagai capaian tersebut, Pertamina tetap mampu mencatat laba bersih di 2019 sebesar USD 2,53 miliar atau setara Rp 35,8 Triliun. Pertamina pun mampu memberikan setoran dividen tunai sebesar Rp8,5 Triliun.

"Total kontribusi Pertamina ke Negara sepanjang 2019 mencapai Rp181,5 triliun yang terdiri dari Dividen, Pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kegiatan hulu migas dan geothermal serta Signature Bonus," pungkas Fajriyah.  (sin)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Pertamina Siapkan Mobile Storage untuk Dukung Pasokan BBM
  • PLN Tembus Pulau Terluar Indonesia, Nelayan Matutuang: Sekarang Bisa Beli Kulkas
  • Pertamina Bangun Enam Pertashop di DIY
  • Penuhi Kebutuhan, Pertamina Tambahkan 149.160 Tabung LPG
  • Pertamina Jamin Stok BBM di SPBU Rest Area Tol Aman
  • Pascabanjir Bandang, Pasokan BBM & LPG ke Luwu Utara Normal Lagi
  • Libur Idul Adha, Pertamina Cilacap Jamin Pasokan BBM
  • Pertamina EP Tambah Produksi 2.200 Barel
  • Pertamina Sebut Akhir Juli BBM Satu Harga Bertambah Lima Titik
  • Realisasi EBT Indonesia hingga Mei 2020 Capai 14,2%
  • PLN Terus Dorong Penggunaan Energi Ramah Lingkungan
  • PLN Terangi Desa-Desa Terpencil di Flores NTT
  • PLN Operasikan 4 Infrastruktur Kelistrikan Baru di NTT
  • PLN: 99 Persen Listrik di Luwu Utara Kembali Pulih
  • Gardu Induk Wayame Perkuat Sistem Kelistrikan di Ambon
  • Lagi, PLN Perkuat Sistem Kelistrikan di Ambon dan Jawa Barat
  • PLN Gerak Cepat Pulihkan Kelistrikan Luwu Utara Pascabanjir
  • Pertamina Siap Produksi D-100 Pertama di Indonesia
  • Pertamina EP dan PGN Sinergi Tingkatkan Layanan Jargas di Semarang
  • Pertamina Pastikan Keamanan Pasokan Elpiji di Gorontalo