Dorong Ekspor, Kementan Latih Budidaya Krisan Good Agriculture Practices

Pertanian dan Pertanahan | Perkebunan dan Kehutanan | 2020-11-23
SHARE : |

Kementerian pertanian (Kementan) menggelar pelatihan bagi pegiat tanaman bunga krisan melalui teknologi budidaya berbasis 'Good Agriculture Practices' (GAP) dan pelatihan kultur jaringan. Salah satu tujuan pelatihan ini memberikan pengetahuan lebih dalam tentang budidaya krisan.

"Pelatihan ini memiliki beberapa tujuan di antaranya untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) baik petani maupun penyuluh," ujar Kepala Puslitbang hortikultura Kementerian Pertanian M Taufiq.

Penerapan GAP dan kemandirian benih diharapkan dapat menghasilkan produk berkualitas sesuai standar ekspor.

Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) Harold V Lolowang mengapresiasi Kementerian Pertanian yang telah memberikan perhatian mengembangkan varietas unggul krisan melalui pelatihan teknologi budidaya dan pelatihan kultur jaringan krisan.

"Pelatihan ini diharapkan memberikan pengetahuan lebih dalam memaksimalkan budidaya krisan," katanya.

Baca Juga:Tren Tanaman Hias Janda Bolong Diprediksi Tak Akan Lama
Tujuh Tanaman Penghasil Minyak Atsiri di Indonesia

Harold optimistis dengan meningkatnya pengetahuan dan pemahaman petani bukan tidak mungkin Tomohon akan menjadi pengekspor krisan ke berbagai negara.

Saat ini kementan melalui Karantina Pertanian Manado juga mendorong varietas bunga Krisan menjadi salah satu komoditas ekspor.

Peserta pelatihan ini antara lain petugas dari Dinas Pertanian dan perikanan Kota Tomohon, para penyuluh dari BPTP Sulawesi Utara dan para petani pelaku usaha tanaman hias krisan Tomohon.

Narasumber dalam pelatihan tersebut dari Tim Balithi (Balai penelitian Tanaman Hias) Dr Dedeh Kurniqsih SP MSi, Dr Kurnia Yuniarto MP, Dr Herni Shintia Vira SP MSi. Di akhir kegiatan dilakukan penyerahan sertifikat secara simbolis dari Puslitbang bersama Sekretaris Kota didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon Steven Waworuntu SSTP kepada para peserta.

- Tag : Pemerintah

- Penulis : Netmedia

- Editor : Netmedia

- Foto By : Netmedia


  • Kementan: Stok Jagung Nasional Diperkuat di Sentra Produksi
  • Petani Situbondo Ekspor Perdana 60 Ton Kopi Arabika ke AS Senilai Rp12,1 Miliar
  • Disbun Kaltim meremajakan kebun karet 100 hektare di Paser
  • Kementan-RNI bersinergi kembangkan cadangan komoditas hortikultura
  • KKP akan Bangun Pusat Pembibitan Mangrove di Mempawah
  • Kemenkeu: Sektor Pertanian Pahlawan Perekonomian Indonesia
  • Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemprov DKI Manfaatkan Kawasan RTH
  • Mentan Dorong PPL Miliki Kemampuan Baca Agroklimat
  • Pasok Tandan Buah Sawit, Omzet BUMDes Ini Rp15 miliar per Bulan
  • Talas, Si Tanaman 'Bandel' yang Bisa Jadi Kunci Ketahanan Pangan Indonesia
  • Indonesia ekspor cabai kering 21 ton ke Pakistan
  • UU Cipta Kerja Diharapkan Beri Kemudahan dan Perlindungan Bagi UMKM
  • Dorong Ekspor, Kementan Latih Budidaya Krisan Good Agriculture Practices
  • Stok Akhir Tahun Menjadi Saldo Awal Neraca Gula Tahun 2021
  • Dukung Ketahanan Pangan, Kalteng Kembangkan Tanaman Singkong
  • Kementan Optimalkan Fungsi Penyuluh Pertanian
  • Dukung Ketahanan Pangan, Satgas Yonif 413 Tanam Kacang Panjang
  • Kostratani Siap Dukung Budidaya Sistem Hidroponik
  • Siaga Musim Tanam, Distributor Diimbau Lakukan Penebusan Pupuk Bersubsidi
  • Sulawesi Utara Ekspor Kelapa Parut ke Empat Negara Senilai Rp4,99 miliar