BI sebut PPKM tidak membuat inflasi di Papua meningkat

Keuangan Perbankan | Moneter | 2021-08-31
SHARE : |

Jayapura - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua Naek Tigor Sinaga mengakui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak membuat inflasi di provinsi paling timur Indonesia mengalami peningkatan.

Memang di Papua ada beberapa kabupaten dan kota yang diterapkan PPKM level 4, 3 dan 2 akibat merebaknya COVID-19, namun hal ini tidak mengakibatkan meningkatnya inflasi.

Walaupun diberlakukan PPKM, namun itu hanya berlaku bagi masyarakat, sehingga aktivitas lainnya seperti pengiriman barang masih berlangsung normal.

"Kapal-kapal milik PT Pelni secara reguler tetap beroperasi, namun yang dibawa hanya berbagai barang kebutuhan masyarakat sehingga tidak terjadi lonjakan harga secara signifikan," kata Tigor Sinaga, di Jayapura, Selasa.

Dia menyebutkan hingga bulan Juli tingkat inflasi di Papua rendah, yakni 0,19 persen, sedangkan tahunan 0,01 persen atau di bawah nasional yang mencapai 1,52 persen.

Bulog juga menjamin persediaan beras baik medium maupun premium, sehingga dari pemantauan di bulan Agustus tidak terjadi lonjakan harga dan terkontrol.

Namun ke depannya, kata Tigor Sinaga, harus didorong adanya harga acuan penjualan, sehingga harganya bisa terkontrol.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik Papua maupun Kota Jayapura yang menjadi barometer, ujar Tigor Sinaga pula.

TPID Papua dan TPID Kota Jayapura, Rabu (25/8), menerima penghargaan sebagai tim terbaik dari wilayah timur Indonesia yang terdiri dari Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

- Tag : Pemerintah

- Penulis : Net

- Editor : Net

- Foto By : Net


  • BI sebut PPKM tidak membuat inflasi di Papua meningkat
  • Sri Mulyani: Stabilitas Sistem Keuangan Dalam Keadaan Normal
  • OJK Telah Berikan Keringanan Kredit ke 6,73 Juta Debitur
  • OJK Pastikan Keamanan Transaksi Digital Saat Pandemi
  • Indonesia Diyakini Mampu Bertahan dari Krisis Ekonomi
  • Rupiah Menguat Terbawa Sentimen Pemulihan Ekonomi
  • Ketua OJK Pastikan Kondisi Perbankan Aman di Tengah Pandemi
  • Menkeu Siap Kaji Realisasi Wacana Redenominasi Rupiah
  • Cadangan Devisa Juni 2020 Naik Jadi USD 131,7 Miliar
  • BI Yakin Angka Inflasi 2020 Tak Melenceng dari Target
  • Rupiah Menguat Seiring Membaiknya Data Ekonomi
  • OJK Tegaskan Likuiditas Perbankan Indonesia Stabil
  • Kabar Hoaks Bank Bermasalah, Nasabah Perbankan Diminta Jangan Panik
  • OJK Pastikan Kondisi Perbankan Aman, Waspada Hoaks Ajakan Penarikan Uang
  • OJK Pastikan Terus Lakukan Reformasi di Sektor Keuangan
  • BI: Aliran Modal Asing Masuk RI per 25 Juni Capai Rp17 Triliun
  • BI: Inflasi Mei 2020 Masih Sesuai Target
  • Kemenkeu: 1,25 Juta Debitur Dapat Relaksasi Kredit Rp50,6 Triliun
  • BI: Inflasi Mei 2020 Masih Sesuai Target
  • Sri Mulyani Siapkan Strategi Pengelolaan Utang di Tahun 2021