Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Jokowi akan Kucurkan Anggaran untuk Pengelolaan Hutan Adat

1314 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Perkebunan dan Kehutanan | 2017-10-25
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan hak pengelolaan hutan desa kepada sembilan lembaga pengelola hutan desa seluas 80.228 hektare pagi ini. Ia pun berjanji akan membantu anggaran pengelolaan hutan adat sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Hal ini disampaikan Jokowi saat Pembukaan Konferensi Tenurial Reformasi Penguasaan Tanah dan Pengelolaan Hutan Indonesia Tahun 2017, di Istana Negara, Jakarta. Usai memberikan hak pengelolaan hutan desa, Presiden meminta dua orang yang mendapatkan akses mengelola hutan desa untuk maju. Salah satunya yakni Raynaldi dari Bengkulu Utara yang menerima hak pengelolaan hutan desa seluas seribu hektare.

Presiden pun kemudian menanyakan rencana pengelolaan hutan desa kepada Raynaldi. "Hati-hati lho ini luas banget lho. Mau dipakai untuk apa itu?," tanya Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/10).

Raynaldi pun mengaku akan memanfaatkan dan mengembangkan potensi wisata yang ada di hutan desa tanpa merusak fungsi hutan. Di hutan desa tersebut, ujarnya, terdapat air terjun yang dapat dikembangkan sebagai tempat wisata.

Karena itu, Raynaldi juga berharap bantuan dari pemerintah daerah maupun provinsi untuk menarik minat wisatawan ke lokasi wisata hutan desa. "Mungkin nanti dari sana akan ada peningkatan ekonomi warga desa kami," kata Raynaldi.

Presiden pun kemudian bertanya terkait fasilitas apa saja yang akan dikembangkan sehingga dapat menarik wisatawan. Menurut Raynaldi, rencananya akan dibangun area perkemahan dan tempat penginapan.

"Mungkin nanti rencana ke depan bisa untuk homestay. Mungkin nanti ada dari dinas instansi mungkin ada kegiatan rapat bisa di tempat kami," kata Raynaldi.

Mendengar jawaban itu, Presiden dan para peserta yang lain pun sempat tertawa. Presiden pun meminta agar segera dibuatkan proposal rencana pengelolaan hutan desa dan berjanji akan memberikan bantuan anggaran.

"Sudah nanti ini saja lah dibuat proposal, business plan mau dibuat apa kemudian kebutuhan anggarannya berapa nanti sampaikan kepada saya.... Proposal diberikan kepada saya, saya bantu sedikit-sedikit," ujar Jokowi.

Kendati demikian, ia juga berpesan agar Raynaldi juga melihat pengalaman daerah lain dalam mengelola hutan desa menjadi tempat wisata. Sehingga pengelolaan hutan serta pengembangan ecowisata dapat dilakukan secara bersama-sama. "Jangan sampai sudah diserahkan, hutannya tidak produktif, percuma," kata Presiden. Presiden berharap, pemberikan hak pengelolaan hutan desa ini agar dapat dikelola dan diakses oleh masyarakat sehingga lebih produktif dan memberikan kesejahteraan daerah setempat. (Republika)

- Tag : Kehutanan

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Perkebunan dan Kehutanan

  • Kementan: Nanas Madu dari Gunung Kelud Jadi Primadona
  • Pemda Siak Fasilitasi Peningkatan Produktivitas Sawit Rakyat
  • KLHK Amankan 57 Kontainer Kayu Ilegal dari Papua
  • Mentan Beri Bantuan Benih Kentang untuk Petani DAS Citarum
  • Kementan Tanam Satu Juta Benih Kopi di DAS Citarum
  • Aceh Barat Luncurkan Program Peremajaan Sawit
  • Mentan Canangkan Revitalisasi Kakao di Kolaka Utara
  • Kementan Terus Kembangkan Benih Hortikultura Bermutu
  • Peremajaan Lahan Sawit Capai 33 Ribu Hektare
  • Petani Teh Minta GPATN Kembali Digencarkan
  • RI Perkuat Kerja Sama dengan Inggris di Sektor Kehutanan
  • Kemendes PDTT Bantu Pemkab Lampung Barat Remajakan Kopi
  • Jokowi Serahkan SK Perhutanan Sosial ke Masyarakat di Sumatra Selatan
  • Dana Lingkungan Hidup Diprioritas untuk Pemulihan Pohon
  • Pengusaha Karet Sambut Rencana Replanting
  • Kementan Terapkan Budidaya Ramah Lingkungan Hortikultura
  • Kementan Optimistis Peremajaan 185 Ribu Lahan Sawit Tercapai
  • Di CPOPC, Menko Darmin siap lawan kampanye hitam untuk perjuangkan kelapa sawit RI
  • Berjibaku Selamatkan Sawit dari Diskriminasi Uni Eropa
  • Kementan Dukung Replanting Sawit di Sulawesi Barat