Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Tekan Peredaran Uang Palsu, BI: Jumlahnya Turun Terus

98 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Perbankan dan Lembaga Keuangan Non Bank | 2018-01-07
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan uang palsu beredar sepanjang 2017 terus turun. Hingga November 2017, jumlah uang palsu yang beredar tercatat 8 lembar bilyet per 1.000.000 lembar uang yang beredar.

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI, Suhaedi menyebutkan jumlah ini terus menurun dibandingkan periode akhir 2016 yang tercatat 13 bilyet per 1.000.000 uang yang beredar.

"Jumlah uang palsu terus turun. Kami akan terus tekan peredarannya," kata Suhaedi dalam paparan peredaran uang di Gedung BI, Jakarta, Jumat (5/1/2018).

Selain itu, kualitas uang yang diedarkan BI juga semakin baik. Hal ini terlihat dari berbagai pengaman yang ada di setiap lembar rupiah sehingga sulit untuk dipalsukan.

"Kualitas uang kita juga semakin baik dengan uang rupiah. Dengan tingkat fitur pengaman semakin baik, pemalsuan uang jauh dari sempurna," terang Suhaedi.

Masyarakat juga diminta untuk selalu berhati-hati dalam bertransaksi menggunakan uang tunai. Masyarakat diimbau mengenali keaslian rupiah lewat metode 3D tersebut, dan jika menemukan uang rupiah yang diragukan keasliannya dapat meminta klarifikasi kepada BI dan melaporkannya ke aparat penegak hukum.

Hingga 2017 menurut Suahedi pihak kepolisian telah menemukan 28 kasus temuan uang palsu. Dengan barang bukti sebanyak 2.815 lembar pecahan Rp 100.000 dan 2.692 lembar pecahan Rp 50.000.

Dia menjelaskan, BI bersama pihak kepolisian tak hanya menangkap pengedar uang palsu tetapi pembuat perantara. "Pemodalnya juga kita tangkap," ujarnya.

Suhaedi menambahkan, BI berupaya menekan peredaran uang palsu dengan aktif melakukan edukasi kepada masyarakat. BI juga membuat iklan yang mudah dipahami dan memperberat hukuman untuk pembuat dan pengedar uang palsu. (Detik)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Perbankan dan Lembaga Keuangan Non Bank

  • OJK Minta Industri Asuransi Permudah Klaim Untuk Nelayan
  • Penyaluran Bansos PKH non tunai jadi inovasi inklusi keuangan pertama di dunia
  • Jokowi Siapkan Lembaga Baru Urus Dana Pensiunan PNS
  • OJK Terus Dorong Pengembangan Perbankan Syariah
  • Sri Mulyani Gandeng MUI Bahas Pengembangan Keuangan Syariah
  • BI NTT Imbau Masyarakat Waspadai Penyebaran Uang Palsu
  • Bank BUMN Salurkan KUR untuk Petani
  • Masyarakat Ekonomi Syariah Dukung Bank Wakaf Mikro
  • Agar Duit Tak Lari Keluar, Jokowi Buka Pintu Buat Bank Asing
  • Jokowi: Bank Wakaf 'Selamatkan' Ibu-Ibu dari Rentenir
  • Presiden minta pengelolaan zakat direformasi
  • Anggota DPR ingatkan penyaluran KUR harus tepat sasaran
  • Tekan Peredaran Uang Palsu, BI: Jumlahnya Turun Terus
  • OJK sediakan layanan permudah akses kredit perbankan masyarakat
  • BI: tidak ada penggunaan Yuan di Morowali
  • BI minta warga waspada peningkatan peredaran uang palsu jelang Natal
  • Jelang Natal dan Tahun Baru, BI Edarkan Uang Rp 193,9 T
  • Satgas Investasi Ingatkan Masyarakat tidak Gunakan Bitcoin
  • Progam pinjaman modal tanpa bunga untuk petani Sukabumi
  • OJK Optimistis Pertumbuhan Kredit Capai Dua Digit