Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Anggota DPR ingatkan penyaluran KUR harus tepat sasaran

64 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Perbankan dan Lembaga Keuangan Non Bank | 2018-01-26
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat harus tetap sasaran supaya tujuan mengembangkan perekonomian secara merata di Tanah Air bisa tercapai, kata Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia.

"Tepat sasaran dari KUR tidak pernah dilakukan survei," kata dia di Jakarta, Kamis (25/1).

Menurut dia, seharusnya pemerintah daerah dan pihak perbankan tidak hanya bangga bisa menyalurkan KUR yang terserap hingga mencapai 100 persen.

Namun, politikus PDIP itu menyatakan bahwa yang seharusnya ditanyakan siapa saja yang menerima KUR tersebut, yaitu apakah orang-orang yang tepat yang menjadi penerimanya.

"Siapa debitur yang sesungguhnya menerima KUR selama ini, itulah yang masih menjadi pertanyaan yang mendasar," paparnya.

Ia juga menginginkan pihak pemda agar tidak menghambat dan dapat segera mengeluarkan izin bagi para wirausahawan pemula yang sudah mempersiapkan berbagai faktor mulai dari lokasi, alat produksi, hingga sumber daya manusianya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan realisasi KUR untuk sektor produksi pada 2017 mencapai 44 persen.

"Dari kewajiban 40 persen ke sektor produksi, realisasi November 2017 sudah mencapai 44 persen," katanya.

Iskandar mengatakan pencapaian penyaluran KUR untuk sektor produksi itu meningkat dari realisasi pada 2016 yang 33 persen.

Dari sektor produksi tersebut, penyaluran KUR untuk sektor pertanian meningkat dari 17,4 persen pada 2016 menjadi 24 persen pada 2017, diikuti sektor perikanan dari 1,2 persen menjadi 1,6 persen.

Penyaluran KUR untuk sektor pengolahan meningkat dari 4,1 persen menjadi 5,9 persen dan sektor jasa dari 11 persen ke 12,5 persen.

"Hanya KUR untuk sektor perdagangan yang menurun realisasinya dari 66,3 persen pada 2016 menjadi 56 persen di 2017," ujarnya. (Antara)

- Tag : Kredit

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Perbankan dan Lembaga Keuangan Non Bank

  • OJK Minta Industri Asuransi Permudah Klaim Untuk Nelayan
  • Penyaluran Bansos PKH non tunai jadi inovasi inklusi keuangan pertama di dunia
  • Jokowi Siapkan Lembaga Baru Urus Dana Pensiunan PNS
  • OJK Terus Dorong Pengembangan Perbankan Syariah
  • Sri Mulyani Gandeng MUI Bahas Pengembangan Keuangan Syariah
  • BI NTT Imbau Masyarakat Waspadai Penyebaran Uang Palsu
  • Bank BUMN Salurkan KUR untuk Petani
  • Masyarakat Ekonomi Syariah Dukung Bank Wakaf Mikro
  • Agar Duit Tak Lari Keluar, Jokowi Buka Pintu Buat Bank Asing
  • Jokowi: Bank Wakaf 'Selamatkan' Ibu-Ibu dari Rentenir
  • Presiden minta pengelolaan zakat direformasi
  • Anggota DPR ingatkan penyaluran KUR harus tepat sasaran
  • Tekan Peredaran Uang Palsu, BI: Jumlahnya Turun Terus
  • OJK sediakan layanan permudah akses kredit perbankan masyarakat
  • BI: tidak ada penggunaan Yuan di Morowali
  • BI minta warga waspada peningkatan peredaran uang palsu jelang Natal
  • Jelang Natal dan Tahun Baru, BI Edarkan Uang Rp 193,9 T
  • Satgas Investasi Ingatkan Masyarakat tidak Gunakan Bitcoin
  • Progam pinjaman modal tanpa bunga untuk petani Sukabumi
  • OJK Optimistis Pertumbuhan Kredit Capai Dua Digit