Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Jokowi Siapkan Lembaga Baru Urus Dana Pensiunan PNS

50 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Perbankan dan Lembaga Keuangan Non Bank | 2018-06-27
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas (ratas) tentang aparatur sipil negara (ASN) atau disebut juga PNS. Salah satu yang dibahas adalah rencana membentuk lembaga baru yang mengatur dana pensiun PNS.

Rencana itu disampaikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, usai ratas, di Kantor Presiden, Selasa (26/6/2018).

"Intinya adalah nanti ada sebuah lembaga baru yang akan mengatur, di mana kalau di negara-negara maju yang namanya dana pensiun diinvestasikan secara baik, sehingga bisa memberikan manfaat bagi para pensiunan," terang Pramono.

Dia menjelaskan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur akan menggodok aturan lembaga tersebut. Selain itu, menurut Pramono pensiunan PNS akan ditawarkan untuk mengambil dana pensiun.

"Bagi para pensiunan akan diberikan tawaran apakah mereka akan mengambil dana pensiun secara menyeluruh ataukah diatur sesuai mekanisme yang ada," ujar Pramono.

Dia menambahkan, Menkeu dan Menpan RB juga menyiapkan aturan-aturan untuk mereformasi aturan terkait pensiunan PNS. Berbagai kebijakan itu bertujuan agar PNS pensiun dengan gembira, bukan sebaliknya menjadi terbebani karena pensiun.


"Kita melihat para pensiunan begitu mau pensiun bukan malah bergembira, tapi menjadi beban bagi yang mau pensiun sehingga kelihatan setelah pensiun kesehatan sering menurun dan sebagainya padahal usia masih pada usia yang produktif," jelas Pramono.

"Intinya adalah ingin memberikan kesejahteraan yg lebih baik kpd para pensiun karena keprihatinan kita yg mendalam bagi ASN kita begitu pensiun langsung drop," tutur Pramono. (det)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Perbankan dan Lembaga Keuangan Non Bank

  • OJK Minta Industri Asuransi Permudah Klaim Untuk Nelayan
  • Penyaluran Bansos PKH non tunai jadi inovasi inklusi keuangan pertama di dunia
  • Jokowi Siapkan Lembaga Baru Urus Dana Pensiunan PNS
  • OJK Terus Dorong Pengembangan Perbankan Syariah
  • Sri Mulyani Gandeng MUI Bahas Pengembangan Keuangan Syariah
  • BI NTT Imbau Masyarakat Waspadai Penyebaran Uang Palsu
  • Bank BUMN Salurkan KUR untuk Petani
  • Masyarakat Ekonomi Syariah Dukung Bank Wakaf Mikro
  • Agar Duit Tak Lari Keluar, Jokowi Buka Pintu Buat Bank Asing
  • Jokowi: Bank Wakaf 'Selamatkan' Ibu-Ibu dari Rentenir
  • Presiden minta pengelolaan zakat direformasi
  • Anggota DPR ingatkan penyaluran KUR harus tepat sasaran
  • Tekan Peredaran Uang Palsu, BI: Jumlahnya Turun Terus
  • OJK sediakan layanan permudah akses kredit perbankan masyarakat
  • BI: tidak ada penggunaan Yuan di Morowali
  • BI minta warga waspada peningkatan peredaran uang palsu jelang Natal
  • Jelang Natal dan Tahun Baru, BI Edarkan Uang Rp 193,9 T
  • Satgas Investasi Ingatkan Masyarakat tidak Gunakan Bitcoin
  • Progam pinjaman modal tanpa bunga untuk petani Sukabumi
  • OJK Optimistis Pertumbuhan Kredit Capai Dua Digit