Dirjen Minerba: Inalum akan Ikut Kelola Tambang Freeport

37 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Sumberdaya Mineral | 2018-07-16
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) akan ikut mengelola pertambangan di Papua bersama PT Freeport Indonesia. Hal itu menyusul, Head of Agreement (HoA) yang baru saja dilakukan antara Inalum dengan Freeport McMoran.

Dengan ditandatanganinya HoA tersebut, Inalum resmi menggenggam 51 persen saham PT Freeport Indonesia. "Jadi, Inalum sebagai pemegang 51 persen saham, tentu akan ikut (kelola pertambangan) semua," ujar Dirjen Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono kepada Republika, Ahad (15/7).

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno menyebut bahwa langkah selanjutnya yang akan dilakukan pemerintah Indonesia setelah Head of Agreement (HoA) antara PT Inalum (Persero) dengan Freeport McMoran selaku induk dari PT Freeport Indonesia ditandatangani adalah menyiapkan join venture (JV) agreement. Perjanjian ini dipersiapkan untuk membentuk perusahaan gabungan yang nantinya akan mengelola pertambangan emas terbesar di Papua.

Beberapa waktu lalu, pemerintah Indonesia melalui PT Indonesia Asahan Aluminium Persero (Inalum) sebagai holding BUMN pertambangan menyiapkan perusahaan patungan atau joint venture (JV), yang terdiri dari Inalum dan Freeport-McMoran. Perusahaan patungan tersebut dibentuk untuk mengelola divestasi saham 51 persen PT Freeport Indonesia. Menurut Rini, Freeport Indonesia akan dijadikan sebagai joint venture.

Nilai transaksi pembelian saham Freeport Indonesia ini sebesar 3,85 miliar dolar AS atau sekira Rp 53,9 triliun (kurs Rp 14.000 per dolar AS). Direktur Utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin, menargetkan proses transaksi pembayaran divestasi akan selesai dua bulan mendatang. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • 6,6 Juta Masyarakat Nikmati Air Bersih dari Sumur Bor Badan Geologi
  • SKK Migas Deteksi 10 Wilayah Potensi Cadangan Gas Raksasa
  • Arcandra Tahar: Temuan Cadangan Gas Besar Di Sumsel Diprioritaskan Untuk Dalam Negeri
  • SKK Migas: Wilayah Indonesia Barat Berpotensi Dieksplorasi
  • SKK Migas: Masih Banyak Potensi Cadangan Gas di Indonesia
  • Kementerian ESDM akan Bangun Pusat Riset Kegeologian
  • Pertamina Temukan Cadangan Minyak di Sumur Benewangi
  • SKK Migas Sebut Cadangan Migas Indonesia 800 Juta Barel
  • Pertamina Genjot Eksplorasi di Luar Blok Jambi Merang
  • Pemerintah Dukung Penyediaan Energi Kelola Mineral Flores
  • 170 Ribu Warga di 22 Kabupaten Kini Bisa Nikmati Air Bersih
  • ESDM Gandeng Konsorsium Kembangkan Panas Bumi NTT
  • Revisi UU Migas Diharapkan Makin Permudah Investasi Hulu Minyak & Gas Bumi
  • Presiden Jokowi: RUU Migas Jadi Momentum Reformasi Tata Kelola Migas
  • Balai Penelitian Kementan Kembangkan Biodiesel Kemiri Sunan
  • 27 Unit Smelter Dibangun Hingga 2018
  • Indonesia Bidik Timur Tengah Investasi di Sektor Migas
  • Lima Proyek Energi Terbarukan Dipastikan Beroperasi di 2019
  • Jokowi Pastikan Papua Dapat 10% Saham Freeport
  • Jokowi: Mayoritas Saham Freeport Kini Milik Indonesia