Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Menko Luhut Tegaskan Indonesia Negara Aman untuk Berinvestasi

41 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Pasar Modal | 2018-08-10
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, saat ini Indonesia merupakan negara yang aman untuk berinvestasi setelah mendapatkan peringkat layak investasi dari berbagai lembaga pemeringkatan internasional.

Menurutnya, hal itu akan memberikan pengaruh positif bagi Indonesia untuk dapat menerima aliran dana dari investasi asing.

"Saat ini Indonesia memasuki satu tataran ekonomi era baru. Indonesia dikategorikan negara yang aman untuk investasi dan cost untuk investasi di indonesia jadi lebih murah dan memberikan dampak dan trust yang besar kepada Indonesia," kata Luhut di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Luhut mengungkapkan, dalam meraih rating investment grade, butuh usaha keras dan proses panjang bagi Indonesia dalam memulihkan kepercayaan internasional untuk berinvestasi dan juga memperbaiki kemudahan berinvestasi di dalam negeri.

"Investment grade itu kita capai lagi setelah tahun 1996, dan itu merupakan proses yang panjang," tegas Luhut.

Dengan ini diharapkan, aliran dana yang masuk dapat digunakan untuk pembangunan baik infrastruktur maupun memperkecil kesenjangan antara daerah dengan perkotaan.

Kendati demikian, lanjut Luhut, Indonesia jangan terlena begitu saja setelah mendapatkan peringkat tersebut, harus terus bergerak dan berkembang agar segala pembangunan dan perbaikan tidak hanya rencana di atas kertas semata.

"Semua jangan hanya bicara wacana, harus ada eksekusi, jangan hanya mimpi saja, jangan buang waktu untuk pertentangan," papar Luhut.

Tercatat Indonesia pernah meraih status investment grade dari S&P pada saat sebelum krisis ekonomi 1998 lalu.

Saat itu, Indonesia meraih status investment grade perdana dari S&P pada medio 1992. Kemudian lembaga pemeringkat internasional lainnya yakni Moody’s juga memberikan status tersebut pada Maret 1994 dan Fitch pada Juni 1997.

Kendati demikian, pada periode 1997 hingga 1999 krisis finansial menghantam Asia dan mengubah kondisi perokonomian di Indonesia, hingga puncaknya Fitch dan Moody’s melakukan penurunan peringkat atas Indonesia menjadi B- dan B3 dan S&P memangkas peringkat Indonesia menjadi selective default (SD).

- Tag : NME

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Pasar Modal

  • Ini strategi OJK tingkatkan pasar modal Indonesia
  • BKPM: Jokowi ke Turki Hasilkan Investasi 520 Juta Dolar AS
  • IHSG Sesi I dan Rupiah Kompak Melesat Naik
  • Realisasi investasi semester I-2017 capai Rp336,7 triliun
  • Menko Luhut Tegaskan Indonesia Negara Aman untuk Berinvestasi
  • IHSG Sesi I dan Rupiah Kompak Melesat Naik
  • Pasar Modal RI Sudah Merdeka dari Investor Asing, Ini Buktinya
  • Kontribusi pasar modal bagi pembangunan infrastruktur nasional perlu didorong
  • Investor Dipermudah, Jurus Jaga Pertumbuhan Pasar Modal RI
  • Ciptakan iklim kondusif, menperin genjot peningkatan investasi
  • Ini cara OJK dorong pertumbuhan pasar modal Indonesia
  • Dorong ekonomi RI, Sri Mulyani ajak anak muda gabung di pasar modal
  • Pemerintah Perkuat Peluang Investasi Industri dari Amerika
  • Pekan Ini, IHSG Akan Terkoreksi Sehat
  • Menteri Darmin: Pemerintah Fokus Kurangi Ruwetnya Izin Investasi
  • IHSG Sesi I dan Rupiah Kompak Melesat Naik
  • Realisasi investasi semester I-2017 capai Rp336,7 triliun
  • Realisasi Investasi di Kawasan Timur Indonesia Melejit
  • Bahana: Pasar Lebih Cermati Isu Gerakan Anti-Pemerintah ketimbang "Reshuffle"
  • Menko Luhut Tegaskan Indonesia Negara Aman untuk Berinvestasi