Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Kemendes Pecat Lebih dari 1.000 Pendamping Desa tidak Baik

42 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Kependudukan | 2018-08-18
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDT), Eko Putro Sandjojo, mengaku telah memberhentikan sekitar 800-1.200 pendamping desa. Hal ini dilakukan setelah adanya evaluasi yang menyatakan para pendamping itu masuk kategori tidak baik.

"Rata-rata saya memberhentikan antara 800-1.200 pendamping desa yang tidak baik. Jadi kita evaluasi benar-benar," kata Eko di Hotel Grage Horizon, Bengkulu, Kamis (16/8) lalu.

Untuk mendapatkan pendamping desa yang baik, kini Kementerian PDT tidak melakukan perekrutan sendiri. Untuk mendapatkan pendamping desa baru, instansi ini menggandeng 100 universitas yang tergabung dalam Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertida). Tahun ini perekrutan juga dilakukan secara daring. Hasil seleksi dapat langsung diketahui, sehingga tidak ada titipan-titipan.

Menurut Eko, pendampingan merupakan saah satu faktor penting dalam keberhasilan pemanfaatan dana desa. Sebab, selama ini tidak semua kepala desa mengetahui bagaimana membuat perencanaan dan pelaporan yang baik.

Kini, dengan bantuan pendamping desa, kegiatan perencanaan dan pelaporan bisa diselesaikan dengan lebih baik. "Maka saya selalu menyampaikan kepada pendamping desa. Tolong kuasai materinya, sehingga mereka bisa benar-benar memberikan pendampingan kepada perangkat desa dalam mengelola dana desa," ujar dia.

Eko melaporkan, secara umum penyerapan dana desa dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Pada 2015, dana desa yang terserap hanya mencapai 82 persen. Angka ini terus meningkat hingga 97 persen pada 2016, 98 persen pada 2017, dan 99 persen pada tahap kedua 2018. "Jadi selalu naik karena pendamping desa juga terus belajar," kata Eko. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Kependudukan

  • BKP Kementan Lanjutkan Penanganan Stunting pada 2019
  • Kemendagri Pasok Data Kependudukan untuk Ditjen Pajak
  • Ini Progres Rekonstruksi Rumah Warga dan Fasilitas Publik di Lombok
  • Kementerian PUPR Berencana Bangun 1.200 Huntara bagi Korban Bencana Sulteng
  • Sri Mulyani: Sumber Daya Manusia Kunci Atas Kemiskinan
  • Entaskan Kemiskinan, Mentan Monitor Program Bekerja di Garut
  • Kemendes PDTT Berangkatkan 21 KK Calon Transmigran
  • Hari Tani, Pemuda Tani HKTI Ingin Ciptakan Santri Tani
  • Program Bekerja Kementan Beri Harapan Baru RTM di Brebes
  • Kementerian Pertanian Komitmen Dukung Penurunan Stunting
  • BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Pedesaan Turun 13,20 Persen
  • Mendes Ingin Pengembangan Transmigrasi Berorientasi Industri
  • Bidik Penurunan Angka Stunting, Anggaran Kesehatan Ditambah
  • PUPR Optimistis Program Satu Juta Rumah Tercapai
  • Kementerian PU-PR bangun 582.638 unit rumah murah per 20 Agustus
  • Korban Gempa Lombok Dapat Moratorium Bayar Cicilan KPR
  • Kemendes PDTT: Minat Masyarakat akan Transmigrasi Tinggi
  • Kemendes Pecat Lebih dari 1.000 Pendamping Desa tidak Baik
  • Pemerintah Berkomitmen Lindungi 40 Persen Penduduk Termiskin
  • Pentingnya Pengentasan Kemiskinan bagi Generasi Muda