Pemerintah Temukan 129 Cekungan Potensi Cadangan Migas

25 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Sumberdaya Mineral | 2018-09-12
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi Kementerian ESDM menemukan 129 cekungan baru yang berpotensi menjadi cadangan minyak dan gas (migas). Tiga puluh cekungan di antaranya sudah terbukti memiliki cadangan minyak dan sudah berproduksi.

Kepala Badan Geologi, Rudy Suhendar menjelaskan Indonesia memiliki 128 cekungan sedimen, 42 persen yang sudah dieksplorasi di mana 14 persen (18 cekungan) sudah produksi, sembilan persen (12 cekungan) sudah dibor dan ditemukan minyak, serta 19 persen (24 cekungan) sudah dibor tetapi tidak ditemukan minyak. Masih ada 58 persen (74 cekungan sedimen) yang belum dieksplorasi dan sebagian besar berada di Kawasan Timur Indonesia baik onshore maupun offshore.

"Dari kegiatan ini dihasilkan sebanyak 36 rekomendasi Wilayah Kerja (WK) Migas yang dikeluarkan dari tahun 2015-2018," ujar Rudy, Rabu (12/9).

Rudy menjelaskan Badan Geologi akan terus berupaya melengkapi eksplorasi 44 cekungan yang tersisa agar terakuisisi data dasarnya, dengan demikian maka negara memiliki pengetahuan terhadap potensi sumber dayanya. Karena hanya dengan peningkatan kegiatan eksplorasi cekungan sedimen maka potensi cadangan migas di Indonesia bisa ditingkatkan. Mari dukung ekplorasi cekungan sedimen demi kedaulatan energi Indonesia.

Selain itu, Rudi menjelaskan Badan Geologi merekomendasikan lima (5) wilayah di Kawasan Timur Indonesia yang berpotensi untuk ditemukannya lapangan minyak besar (giant field) yaitu Blok Selaru (Cekungan Aru-Tanimbar), Blok Arafura Selatan (Cekungan Arafura), Blok Boka (Cekungan Akimeugah), Blok Atsy, (Cekungan Sahul) dan Blok Agats Barat (Cekungan Sahul).

"Pada Blok Selaru telah diidentifikasi dua lead pada Mesozoic deltaic play dengan sumberdaya potential P50 untuk skenario gas sebesar 4.8 Trillion Cubic Feet (TCF) dan skenario minyak sebesar 4060 MMBO," ujar Rudy.

Berdasarkan hasil akuisisi seismik 2D yang dilakukan Badan Geologi pada tahun 2017 sepanjang 1600 km di blok Arafura Selatan, telah diidentifikasi dua lead pada Aptian Prograding shoreface play ( sudah terbukti pada lapangan-lapangan di Papua New Guinea) dan Permian fluvio-deltaic lacustrine pinchout (terbukti di lapangan migas Australia bagian utara). Total sumber daya potential P50 untuk skenario gas sebesar 7.36 TCF dan skenario minyak sebesar 6144.54 MMBO.

"Untuk Blok Boka dan Blok Atsy kami melaksanakan survey Passive Seismic Tomography (PST) telah diidentifikasi 4 lead pada Jurassic sand play di Blok Boka, dengan total sumberdaya potential P50 untuk skenario gas sebesar 1.1 TCF dan untuk skenario minyak sebesar 930 MMBO," ujar Rudy. (rep)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • 6,6 Juta Masyarakat Nikmati Air Bersih dari Sumur Bor Badan Geologi
  • SKK Migas Deteksi 10 Wilayah Potensi Cadangan Gas Raksasa
  • Arcandra Tahar: Temuan Cadangan Gas Besar Di Sumsel Diprioritaskan Untuk Dalam Negeri
  • SKK Migas: Wilayah Indonesia Barat Berpotensi Dieksplorasi
  • SKK Migas: Masih Banyak Potensi Cadangan Gas di Indonesia
  • Kementerian ESDM akan Bangun Pusat Riset Kegeologian
  • Pertamina Temukan Cadangan Minyak di Sumur Benewangi
  • SKK Migas Sebut Cadangan Migas Indonesia 800 Juta Barel
  • Pertamina Genjot Eksplorasi di Luar Blok Jambi Merang
  • Pemerintah Dukung Penyediaan Energi Kelola Mineral Flores
  • 170 Ribu Warga di 22 Kabupaten Kini Bisa Nikmati Air Bersih
  • ESDM Gandeng Konsorsium Kembangkan Panas Bumi NTT
  • Revisi UU Migas Diharapkan Makin Permudah Investasi Hulu Minyak & Gas Bumi
  • Presiden Jokowi: RUU Migas Jadi Momentum Reformasi Tata Kelola Migas
  • Balai Penelitian Kementan Kembangkan Biodiesel Kemiri Sunan
  • 27 Unit Smelter Dibangun Hingga 2018
  • Indonesia Bidik Timur Tengah Investasi di Sektor Migas
  • Lima Proyek Energi Terbarukan Dipastikan Beroperasi di 2019
  • Jokowi Pastikan Papua Dapat 10% Saham Freeport
  • Jokowi: Mayoritas Saham Freeport Kini Milik Indonesia