Moratorium Perluasan Sawit Dinilai Tepat

28 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Perkebunan dan Kehutanan | 2018-09-23
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kebijakan Presiden Joko Widodo menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) tentang moratorium lahan sawit dinilai tepat. Kebijakan tersebut bertujuan memperbaiki tata kelola perkebunan sawit.
 
Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surya Tjandra mengatakan, Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2018 memberi kesempatan perbaikan tatakelola industri dan perkebunan sawit Indonesia yang menjadi sorotan dunia.
 
“Inpres ini membuktikan pemerintah hendak memberikan kepastian hukum, menjaga serta melindungi lingkungan,” kata Surya dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 23 September 2018.
 
Surya mengatakan, dengan moratorium sawit diharapkan pengelolaan industri sawit akan membaik. Tidak adal lagi konflik lahan antara pekebun besar dan pekebun kecil, masyarakat lokal, atau masyarakat adat .
 
“Masalah lingkungan diharapkan dapat selesai dengan penerapan standar keberlanjutan yang konsisten, melalui pelaksanaan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) yang wajib, serta standar keberlanjutan lain yang mungkin lebih kuat dan dapat diterima di pasar ekspor sawit,” ujar calon legislator PSI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Malang itu.
 
Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengatakan penegakan hukum harus diterapkan secara konsisten. Hal itu penting untuk menciptakan produksi sawit yang tidak merusak lingkungan.
 
“Sawit yang baik, berkelanjutan, tidak merusak lingkungan, tidak berkonflik dan bersertifikasi harus didukung. Sementara sawit yang merusak harus dilawan,” kata Raja. (met)

- Tag : Kehutanan

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Gapki Dukung Retaliasi Sawit Pemerintah
  • Hutan Mangrove Muara Angke Bertambah 32.000 Pohon
  • PTPN V akan Perluas Lahan Sawit
  • Toraja Berencana Kembangkan Penangkaran Bibit Kopi
  • Mentan Bagikan 700 Ribu Bibit Unggul Kopi di Tanah Toraja
  • Mentan Dorong Hilirisasi Kakao dan Kopi
  • Mentan Ingin Rempah dan Kakao Kembali Berjaya
  • Program Peremajaan di Luwu Raya Kembalikan Kejayaan Rempah dan Kakao
  • Petugas KLHK Temukan Kebun Sawit Ilegal 206 Hektare
  • KLHK Targetkan Verifikasi 30.000 ha Hutan Adat
  • Sudah Tetapkan 7 Hutan Adat, KLHK Siapkan 6 Hutan Adat Lagi
  • Peremajaan Kebun Karet Ditarget Capai 700.000 Ha
  • KLHK Tetapkan 7 Hutan Adat Baru
  • Pemerintah Gabung Replanting Kebun Karet dan Pengolahan Kayu
  • Kementan Bidik Peremajaan 200.000 Ha Kebun Sawit Rakyat
  • PTPN Targetkan Serap 14 Ribu Ton Karet Petani Lokal
  • KLHK Tingkatkan Pengawasan Illegal Logging
  • Jokowi Serahkan 42 SK Hutan Sosial untuk 8.941 KK di Jawa Barat
  • Petani Ciamis Gembira Terima Bibit Durian dari Presiden
  • Kementan Gaet Investor Kembangkan Lahan Tebu di Kalteng