Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Sentra Produksi Jeruk Terus Dikembangkan

13 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Perkebunan dan Kehutanan | 2018-09-27
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Pengembangan sentra benih jeruk akan terus diupayakan agar dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi buah jeruk.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Suwandi mengatakan jeruk merupakan komoditas strategis untuk menyubstitusi produk impor. Maka itu, benih jeruk akan dikembangkan besar-besaran guna mencukupi pengembangan kawasan. “Misalnya Purworejo, luas budidaya jeruk sudah mencapai 50.000 hektare dan tersebar di sebagian besar kabupaten," katanya pada Rabu (26/9).

Suwandi menegaskan sistem perbenihan harus diperkuat karena benih menjadi kunci produksi dan pondasi pertanian ada di benih. Menurutnya pada 2018 pihaknya sudah mendistribusikan 10 juta benih jeruk atau setara dengan 25.000 hektare. “Tapi hasilnya akan terlihat nanti 2,5 hingga 3 tahun ke depan,” katanya.

Direktur Buah dan Florikuktura Kementerian Pertanian Sarwo Edi pun menambahkan dengan adanya pemenuhan bibit buah buahan ini maka diharapkan kesejahteraan petani buah jiga akan meningkat. Menurutnya produk buah harus ditingkatkan dengan tujuan untuk memenuhi pasar domestik.  “Selain itu tentunya agar dapat bersaing di pasar Internasional,” tambahnya.

Koordinator Penangkar Benih Jeruk di Purworejo, Eko mengatakan jumlah  produksi benih jeruk Purworejo mencapai 1 juta benih setahun dengan wilayah pemasaran di Jawa dan sejumlah kabupaten di luar Jawa. Sementara harga benih bervariasi  sesuai varietas, ukuran tinggi pohon dan komoditasnya.

“Di sini dikembangkan berbagai varietas benih jeruk yaitu varietas siam madu, trigas, batu 55, RGL, siam banjar, tejakula,  sabilulungan, dengan harga Rp.7.500 hingga Rp 12.500 per pohon,” terangnya.

Eko pun mengungkapkan anggota Kelompok Tani Penangkar di lokasi   tersebut sangat antusias mendengar kabar baik bahwa bibit buah buahan tersebut banyak di butuhkan masyarakat sekaitan dengan program pengembangan kawasan buah buahan yang merupakan salah satu program pemerintah. “Para Penangkar semangat  untuk memproduksi  bibit buah buahan yang unggul, bermutu dan bersertifikat sesuai anjuran pemerintah,” ungkapnya.

Selain daripada jeruk, kelompok tersebut juga menangkarkan benih buah lainnya. “Benih Durian otong, siminang, matahari, bawor, ktomo banyumas dengan harga Rp. 15.000 sampai 25.000 per pohon.  Sedangkan benih nangka sikandel Rp.15.000 sampai 20.000 per pohon,” sambung Eko.

Selanjutnya, diungkapkan Eko, Mangga Arumanis, Simanalagi, Gedonggincu, Gadung harga Rp 10.000 hingga 15.000, sedangkan Manggis Kaligesing dengan harga berkisar Rp.15.000 hingga 20.000 per pohon. Jambu kristal Rp.15.000 hingga 20.000 per pohon dan jambu bol Rp. 15.000 hingga 20.000 per pohon. (bis)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Perkebunan dan Kehutanan

  • Pengusaha Karet Sambut Rencana Replanting
  • Kementan Terapkan Budidaya Ramah Lingkungan Hortikultura
  • Kementan Optimistis Peremajaan 185 Ribu Lahan Sawit Tercapai
  • Di CPOPC, Menko Darmin siap lawan kampanye hitam untuk perjuangkan kelapa sawit RI
  • Berjibaku Selamatkan Sawit dari Diskriminasi Uni Eropa
  • Kementan Dukung Replanting Sawit di Sulawesi Barat
  • Menteri LHK Tegaskan Komitmen Indonesia Tangani Pencemaran
  • Kementan Dorong Swasembada Sayuran di Pekarangan Rumah
  • BI Sumut Perluas Klaster Bawang Merah
  • Kementan Dukung Pengembangan Alpukat Pasaman Barat
  • Darmin: Moratorium Izin Hutan Sawit untuk Pembenahan
  • Moeldoko: Musim Panen Tiba, Harga Jagung akan Turun
  • PTPN V Remajakan Perkebunan Sawit
  • Kementan Yakin Panen Jagung di Jateng Hingga Akhir Tahun
  • Presiden Jokowi sebut pengembangan produk perkebunan jadi fokus utama
  • Papua Setop Izin Baru untuk Pertambangan dan Perkebunan
  • Manfaatkan Hutan Adat untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
  • Mendag Ajak Produsen CPO Lawan Kampanye Negatif dari Eropa
  • Kementan Optimistis Target Peremajaan Sawit Rakyat Tercapai
  • Sentra Produksi Jeruk Terus Dikembangkan