Kemenpar dan Kemenkeu Bersinergi Topang Pembiayaan Sektor Pariwisata

21 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Hubpartel | 2018-09-28
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Keuangan dan Kementerian Pariwisata melakukan penandatangan nota kesepahaman pembiayaan sektor pariwisata pada Kamis (27/9/2018) dalam Rapat Koordinasi Nasional III Pariwisata.  

Untuk diketahui, kebutuhan investasi pembiayaan sektor pariwisata terutama pembangunan 10 Bali Baru dan 88 kawasan strategis pariwisata nasional  mencapai senilai Rp500 triliun itu. 
Kebutuhan investasi ini akan dapat terpenuhi baik dari pemerintah maupun non pemerintah yakni kalangan perbankan, pasar modal, maupun industri keuangan non bank. 
Adapun, kebutuhan investasi pembiayaan Rp500 triliun itu dipenuhi dari investasi pemerintah senilai Rp170 triliun yang berasal dari infrastruktur penunjang, investasi swasta Rp35 triliun, pembiayaan pemerintah senilai Rp10 triliun dari lembaga keuangan pemerintah, dan pembiayaan swasta senilai Rp285 triliun
Untuk pembiayaan swasta diperoleh dari kalangan perbankan senilai Rp230 triliun, industri keuangan non bank Rp10 triliun dan pasar modal senilai Rp45 triliun. 
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah juga mendorong sektor pariwisata dari sisi pembiayaan. Pasalnya, sektor pariwisata ini merupakan sektor penting dalam mendorong perekonomian. 
"Karena ini penting maka pembangunan sektor ini dilakukan oleh sejumlah kementerian baik PUPR, perhubungan dan lain sebagainya," ujarnya. 
Sektor pariwisata juga termasuk dalam kategori pembiayaan di Lembaga pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). 
Dengan demikian, pemerintah berharap sektor pariwisata bisa semakin maju dan menyokong perekonomian domestik. 
"Jadi bukan hanya ekspor teh dan lainnya tetapi pariwisata sekarang juga dikategorikan ekspor bisa didukung LPEI," katanya. 
Pemerintah mempunyai BUMN keuangan seperti LPEI, PT Sarana Multi Infrastruktur, PT Sarana Multi Finansial, dan PT Penjamin Infrastruktur Indonesia. 
"Mereka siap untuk membantu sektor pariwisata," ucap Sri.
Dalam rakornas ini juga dilakukan penandatangan MOU dengan BUMN keuangan itu sebagai komitmen dalam pembiayaan pariwisata. (bis)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Gejolak Ekonomi Global Tidak Mengurangi Kunjungan Wisatawan
  • KUR Pariwisata Potensial Dongkrak Wisata Bahari Pangandaran
  • Menteri Basuki: MRT Jakarta Tak Kalah Dibanding Jepang dan Singapura
  • Kemenhub Serahkan Lima Bus untuk Lima Pesantren
  • BI: Rupiah Dapat Terjaga dengan Tingkatkan Sektor Wisata
  • Jokowi: Lampung sampai Aceh Tersambung Tol di 2024
  • Jokowi Resmikan Terminal Baru Bandara Radin Inten II
  • Bangka Belitung Kebut Pembangunan KEK Pariwisata
  • Kunjungan Wisatawan Mancanegara Selama Januari Naik 5,22%
  • 1,16 Juta Wisman Kunjungi RI di Januari, Paling Banyak dari China
  • PUPR: Empat Ruas Tol Trans Sumatra Beroperasi Juni
  • Kemenpar Gencarkan Promosi untuk Gaet Wisman Eropa dan Asia
  • Sempat Terhenti, Pembangunan Jalan Trans Papua Dilanjutkan
  • PUPR: Jalan Nasional Terbangun 3.387 Kilometer
  • Pembangunan Bandara Singkawang Bakal Permudah Konektivitas
  • Yogyakarta Terus Berbenah Kembangkan Wisata Halal
  • Menhub Tegaskan Tol Laut Dibuat dengan Perencanaan
  • Program Tol Laut akan Terus Berjalan
  • Kemenpar Dorong Pemanfaatan KUR Pulihkan Pariwisata Banten
  • Kemenpar Targetkan Kunjungan 1,5 Juta Wisman Australia