GEMPA PALU: Jalan Nasional ke Palu & Donggala Sudah Bisa Dilalui

17 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Hubpartel | 2018-10-03
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa akses jalan nasional ke Kota Palu melalui lintas barat, timur, dan tengah telah terbuka seluruhnya.

Pemulihan kondisi akses jalan pascagempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala menjadi salah satu dari empat fokus Kementerian PUPR di samping membantu pengevakuasian korban, penyediaan air bersih, dan sanitasi serta pembersihan kota.

Kelancaran konektivitas sangat penting bagi mobilitas orang dan distribusi bantuan agar bisa sampai ke lokasi-lokasi pengungsian di Kota Palu dan Kabupaten Donggala.

Adapun, jalur lintas barat yang dapat dilewati yakni ruas jalan Palu—Pelabuhan Pantoloan—Tolitoli—Buol sepanjang 546 kilometer dan ruas Palu—Donggala—Pasangkayu—Mamuju sepanjang 420 kilometer.

Sementara itu, jalur lintas tengah yakni ruas Palu—Napu—Poso sepanjang 427 kilometer dan Palu—Kebon Kopi—Parigi—Poso sepanjang 220 kilometer. Untuk lintas timur melalui ruas Palu—Kebon Kopi—Marisa—Gorontalo sepanjang 607 kilometer.

Salah satu ruas krusial yakni Kota Palu—Kabupaten Parigi yang menjadi jalur utama dari utara Sulawesi menuju Palu di mana terdapat daerah-daerah dataran tinggi yang rawan longsor yakni di Kebon Kopi.   

Penanganan ruas jalan ini telah dilakukan secara bertahap karena pada 2017 ada empat paket pekerjaan tahun jamak (multiyears) dengan nilai Rp330 miliar.

"Jalan di kawasan Kebon Kopi sejak lama merupakan rawan longsor.  Kami lakukan perbaikan secara ofensif," kata Basuki melalui siaran pers, Selasa (2/10/2018).

Rekonstruksi ruas jalan Kota Palu—Kabupaten Parigi dilakukan sepanjang 48 kilometer oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XIV, Ditjen Bina Marga.

Basuki mengatakan bahwa penanganan tidak lagi dilakukan setelah terjadinya longsor namun dilakukan perkuatan tebing dengan teknologi geotrip dan geometrik tanam yakni berupa tumbuhan.

“Ramah lingkungan sehingga menjadi green infrastructure dan memiliki daya tarik wisata. Selain dilakukan perkuatan tebing juga dilakukan perbaikan badan jalannya," ujar Basuki.

Kementerian PUPR juga akan melakukan perbaikan dua jembatan rusak pada ruas jalan nasional di Towalen & Toboyo dan Jembatan Kuning. Mengingat fungsi Jembatan Kuning sebagai ikon Kota Palu, jembatan ini akan ditangani Kementerian PUPR diawali dengan pengecekan struktur jembatan dan desain ulang. (bis)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Gejolak Ekonomi Global Tidak Mengurangi Kunjungan Wisatawan
  • KUR Pariwisata Potensial Dongkrak Wisata Bahari Pangandaran
  • Menteri Basuki: MRT Jakarta Tak Kalah Dibanding Jepang dan Singapura
  • Kemenhub Serahkan Lima Bus untuk Lima Pesantren
  • BI: Rupiah Dapat Terjaga dengan Tingkatkan Sektor Wisata
  • Jokowi: Lampung sampai Aceh Tersambung Tol di 2024
  • Jokowi Resmikan Terminal Baru Bandara Radin Inten II
  • Bangka Belitung Kebut Pembangunan KEK Pariwisata
  • Kunjungan Wisatawan Mancanegara Selama Januari Naik 5,22%
  • 1,16 Juta Wisman Kunjungi RI di Januari, Paling Banyak dari China
  • PUPR: Empat Ruas Tol Trans Sumatra Beroperasi Juni
  • Kemenpar Gencarkan Promosi untuk Gaet Wisman Eropa dan Asia
  • Sempat Terhenti, Pembangunan Jalan Trans Papua Dilanjutkan
  • PUPR: Jalan Nasional Terbangun 3.387 Kilometer
  • Pembangunan Bandara Singkawang Bakal Permudah Konektivitas
  • Yogyakarta Terus Berbenah Kembangkan Wisata Halal
  • Menhub Tegaskan Tol Laut Dibuat dengan Perencanaan
  • Program Tol Laut akan Terus Berjalan
  • Kemenpar Dorong Pemanfaatan KUR Pulihkan Pariwisata Banten
  • Kemenpar Targetkan Kunjungan 1,5 Juta Wisman Australia