Perhapi: Indonesia Mampu Kelola Tambang Freeport

16 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Sumberdaya Mineral | 2018-10-05
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) mengapresiasi capaian pemerintah dalam proses akuisisi saham milik Freeport McMoran dan Rio Tinto di PT Freeport Indonesia. Perhapi sangat optimistis Indonesia bisa mengelola tambang Freeport. 

Ketua Umum Perhapi Tino Ardhyanto memastikan, tenaga kerja pertambangan Indonesia sudah mampu untuk mengelola kegiatan pertambangan di Indonesia, termasuk tambang Grasberg di Papua. Sebab, kata dia, hampir seluruh lini kegiatan di PT Freeport Indonesia dikerjakan oleh orang Indonesia. 

"Tidak perlu ada keraguan akan kemampuan sumber daya manusia Indonesia untuk melaksanakan kegiatan operasional pertambangan sekelas Grasberg," ujar Tino di Jakarta, Kamis (4/10).

Namun, Tino mengatakan, salah satu hal yang menjadi tantangan adalah bagaimana agar pengelolaan tambang bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara. Dia sangat berharap, keberhasilan pemerintah mengambil alih 51 persen saham Freeport perlu ditindaklanjuti dengan kerja keras yang melibatkan seluruh pihak. 

"Inalum perlu segera mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam masa transisi pascaakuisisi dan selanjutnya melaksanakan kegiatan secara menyeluruh," ujar Tino.

Dewan Etik Perhapi Budi Santoso  menyoroti persoalan birokrasi dalam tubuh pengelolaan Freeport ke depan. Budi menilai, kinerja BUMN selama ini kerap terhambat oleh birokrasi.

"Kalau birokrasi BUMN diterapkan di Freeport, kita akan ditertawakan negara lain," katanya.

Budi mencontohkan soal bongkar pasang direksi di tubuh BUMN. Bagi dia, hal ini tak boleh diterapkan saat nanti Indonesia mengelola Freeport.

"Intinya, jangan sampai ada pandangan, setelah Freeport diakuisisi pemerintah jadi mayoritas pemegang saham, malah produksinya menurun. Ini penting untuk diperhatikan," ujar Budi. (ant)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • 6,6 Juta Masyarakat Nikmati Air Bersih dari Sumur Bor Badan Geologi
  • SKK Migas Deteksi 10 Wilayah Potensi Cadangan Gas Raksasa
  • Arcandra Tahar: Temuan Cadangan Gas Besar Di Sumsel Diprioritaskan Untuk Dalam Negeri
  • SKK Migas: Wilayah Indonesia Barat Berpotensi Dieksplorasi
  • SKK Migas: Masih Banyak Potensi Cadangan Gas di Indonesia
  • Kementerian ESDM akan Bangun Pusat Riset Kegeologian
  • Pertamina Temukan Cadangan Minyak di Sumur Benewangi
  • SKK Migas Sebut Cadangan Migas Indonesia 800 Juta Barel
  • Pertamina Genjot Eksplorasi di Luar Blok Jambi Merang
  • Pemerintah Dukung Penyediaan Energi Kelola Mineral Flores
  • 170 Ribu Warga di 22 Kabupaten Kini Bisa Nikmati Air Bersih
  • ESDM Gandeng Konsorsium Kembangkan Panas Bumi NTT
  • Revisi UU Migas Diharapkan Makin Permudah Investasi Hulu Minyak & Gas Bumi
  • Presiden Jokowi: RUU Migas Jadi Momentum Reformasi Tata Kelola Migas
  • Balai Penelitian Kementan Kembangkan Biodiesel Kemiri Sunan
  • 27 Unit Smelter Dibangun Hingga 2018
  • Indonesia Bidik Timur Tengah Investasi di Sektor Migas
  • Lima Proyek Energi Terbarukan Dipastikan Beroperasi di 2019
  • Jokowi Pastikan Papua Dapat 10% Saham Freeport
  • Jokowi: Mayoritas Saham Freeport Kini Milik Indonesia