Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

10,5 Juta Wisman Kunjungi Indonesia

16 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Hubpartel | 2018-10-06
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengungkapkan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia hingga Agustus 2018 mencapai 10,5 juta orang. Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Infrastruktur Judi Rifajantoro mengatakan pihaknya akan terus mengupayakan cara agar target wisman pada tahun ini dapat tercapai.

Judi mengatakan Kemenpar menargetkan sebanyak 17 juta wisman hingga akhir 2018 dan 20 juta wisman pada 2019. Untuk itu masih ada beberapa bulan lagi untuk mengejar target wisman tersebut.

Dia memastikan Kemenpar optimistis target wisman tahun ini dapat tercapai meski dalam beberapa waktu terakhir banyak bencana alam terjadi di Indonesia. "Kita lihat saja, gini dua bulan terakhir Juli dan Agustus 2018 wisman setiap bulannya itu di atas 1,5 juta perbulan. Yang September 2018 belum keluar angkanya," kata Judi usai menghadiri pembukaan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) fase II 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (5/10).

Agar target wisman tercapai, Judi mengatakan hanya perlu mempertahankan angka 1,5 juta wisman setiap bulannya hingga akhir tahun ini. Jika empat bulan terakhir 2018 bisa mendatangkan 1,5 juta wisman perbulannya maka bisa bertambah 6 juta wisman lagi.

"Jadi kalau sekaramg sudah 10,5 juta wisman ditambah 6 juta wisman itu ada 15,5 juta wisman akhir tahun ini. Target kita 17 juta masih kurang 500 ribu wisman. Kita sedang berusaha bagaimana dalam tiga bulan terakhir ini bisa menutup," ujar Judi.

Dia menambahkan target tersebut bisa saja tercapai jika kondisi di Indonesia normal dan tidak ada bencana alam yang berdampak buruk. Sebab setelah bencana meletusnya Gunung Agung beberapa waktu lalu menurut Judi jumlah wisman menurun.

Begitu juga bencana gempa yang terjadi di Lombok sangat berdampak pada jumlah wisman meski menurut Judi tidak sebesar saat Gunung Agung meletus. Sedangkan bencana yang terjadi di Palu, Judi belum bisa menjelaskan dampak tertentu hanya saja diharapkan tidak terlalu berpengaruh buruk bagi wisman di Indonesia.

Judi menilai selama pemerintah cepat tanggap menangani bencana alam maka dampaknya tidak akan terlalu parah bagi wisman. "Begitu juga evakuasi wisatawan itu yang utama. Ini kan bencana alam tidak bisa diprediksi yang penting buat mereka (wisman) kita cepat tanggap atau tidak. Alhamdulillah, pemerintah cepat tanggap," kata Judi. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Hubpartel

  • Kementerian PUPR Tingkatkan Kualitas Jalan Perbatasan di Papua
  • Jokowi Ajak Negara Asia-Pasifik Kembangkan Sektor Pariwisata
  • Presiden Jokowi Tinjau Jalan Tol Trans Papua
  • Pariwisata, Kunci Atasi Defisit
  • Kemendes PDTT Bantu Pengembangan Objek Wisata Solok Selatan
  • Menpar: Keuangan Syariah Bisa Dongkrak Potensi Wisata Halal
  • Tourism Malaysia Sebut Aceh Salah Satu Pasar Potensial
  • Kemenhub Uji Kelaikan Terbang 117 Pesawat Domestik
  • Kemenhub akan Tambah Jalur Penerbangan di Selatan Jawa
  • Presiden Jokowi Berharap Tidak Ada Lagi Kecelakaan Pesawat di Masa Mendatang
  • Menpar Janji Dukung Fasilitasi Pendanaan KEK Pariwisata
  • Tinggal setahun, pemerintah Jokowi kebut target proyek Tol Laut
  • Pengembangan ekonomi kreatif jadi kunci penggerak sektor pariwisata
  • Kemenhub Gelontorkan Rp 400 Miliar Subsidi Pelayaran Rakyat
  • Kemenhub Pesan 100 Kapal Perintis untuk Dukung Tol Laut
  • 13 Ruas Tol Baru Beroperasi Tahun Ini
  • Potensi Wisata Halal Indonesia Sangat Besar
  • Kemenpar Pasarkan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas di Bali
  • Pemerintah Beri Insentif Fiskal untuk Pariwisata Papua Barat
  • Pascagempa, 1.728 BTS Sudah Beroperasi Kembali