Pemerintah Beri Insentif Fiskal untuk Pariwisata Papua Barat

11 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Hubpartel | 2018-10-08
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Direktur Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air Bappenas, Nur Hygiawati Rahayu menuturkan untuk bisa meningkatkan perekonomian pariwisata di Papua Barat, pemerintah akan memberikan insentif fiskal. Nur mengatakan, insentif fiskal ini bisa berupa dukungan perpajakan yang ramah terhadap investasi juga kemudahan aturan.

Nur mengatakan Bappenas akan membawa rencana ini ke Kementerian Keuangan dan Kementerian Terkait agar rencana pengembangan ekonomi pariwisata Papua Barat kedepan. "Sebenarnya sektornya banyak, tetapi memang kami pikir insentif fiskal ini penting untuk bisa menggairahkan pertumbuhan ekonomi di Papua Barat," ujar Nur di Kantor Gubenur Papua Barat, Senin (8/10).

Nur menjelaskan untuk bisa meningkatkan perekonomian rakyat juga perlu didukung fasilitas pendidikan juga yang memadai. Hal ini untuk bisa meningkatkan kualitas SDM dalam tata kelola perekonomian daerah kedepan.

"Program program pendidikan yang khsusu menyasar kepada ekonomi pariwisata juga perlu ditingkatkan," ujar Nur.

Senada dengan Nur, Direktur Jenderal Konservasi dan Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Wiratno menjelaskan nantinya untuk bisa melancarkan insentif fiskal ini perlu kebijakan nasional yang memuat wilayah wilayah yang memang berpotensi untuk dikembangkan ekonomi pariwisatanya.

"Bu Menteri sedang menyiapkan Peraturan Menteri tentang Provinsi Konservasi ini. Ini nantinya memuat bagaimana pengelolaan hutan dan wilayah konservasi. Sehingga pengembangan ekonomi juga bisa selaras dengan semangat menjaga ekosistem dan sumberdaya alam," ujar Wiratno dilokasi yang sama.

Ia mengatakan, selain insentif fiskal ini juga perlu adanya pendampingan. Pengembangan ekowisata menurutnya juga perlu dikawal agar kesiapan SDM dalam menggiring ekowisata ini juga memadai.

"Jangka pendek, hutan ini bisa menghasilkan ekonomi tapi tidak lupa untuk dijaga kelestariannya. Ini tentu perlu ada pendampingan," ujar Wiratno. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Gejolak Ekonomi Global Tidak Mengurangi Kunjungan Wisatawan
  • KUR Pariwisata Potensial Dongkrak Wisata Bahari Pangandaran
  • Menteri Basuki: MRT Jakarta Tak Kalah Dibanding Jepang dan Singapura
  • Kemenhub Serahkan Lima Bus untuk Lima Pesantren
  • BI: Rupiah Dapat Terjaga dengan Tingkatkan Sektor Wisata
  • Jokowi: Lampung sampai Aceh Tersambung Tol di 2024
  • Jokowi Resmikan Terminal Baru Bandara Radin Inten II
  • Bangka Belitung Kebut Pembangunan KEK Pariwisata
  • Kunjungan Wisatawan Mancanegara Selama Januari Naik 5,22%
  • 1,16 Juta Wisman Kunjungi RI di Januari, Paling Banyak dari China
  • PUPR: Empat Ruas Tol Trans Sumatra Beroperasi Juni
  • Kemenpar Gencarkan Promosi untuk Gaet Wisman Eropa dan Asia
  • Sempat Terhenti, Pembangunan Jalan Trans Papua Dilanjutkan
  • PUPR: Jalan Nasional Terbangun 3.387 Kilometer
  • Pembangunan Bandara Singkawang Bakal Permudah Konektivitas
  • Yogyakarta Terus Berbenah Kembangkan Wisata Halal
  • Menhub Tegaskan Tol Laut Dibuat dengan Perencanaan
  • Program Tol Laut akan Terus Berjalan
  • Kemenpar Dorong Pemanfaatan KUR Pulihkan Pariwisata Banten
  • Kemenpar Targetkan Kunjungan 1,5 Juta Wisman Australia