Presiden Jokowi sebut pengembangan produk perkebunan jadi fokus utama

27 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Perkebunan dan Kehutanan | 2018-10-15
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan Indonesia perlu fokus kepada pengembangan produk-produk unggulan Indonesia antara lain di bidang perkebunan. Dia menilai, ini merupakan potensi besar bagi Indonesia.

"Kita harus fokus untuk menggarap produk-produk bahan alam kita. Bisa saja, kenapa tidak," kata Jokowi dalam orasi ilmiah di Universitas Kristen Indonesia, Jakarta, Senin (15/10).

Menurut Jokowi, beberapa produk unggulan dapat dikembangkan, antara lain dengan membuka fakultas atau program studi yang khusus mempelajari komoditas unggulan seperti kopi, teh, cokelat ataupun kelapa sawit.

"Seharusnya keunggulan-keunggulan kita tersebut harus diprioritaskan untuk diajari, untuk diajarkan mulai dari hulu sampai hilir, semuanya dipelajari," imbuhnya.

Jokowi menilai pendidikan perlu mengembangkan penelitian tentang pengelolaan suatu produk perkebunan unggulan mulai dari menanam hingga memproses hasil jadi produk itu. Selain itu, kebudayaan juga dapat menjadi salah satu produk unggulan dari Indonesia.

"Kita harus juga fokus garap produk-produk unggulan kebudayaan kita yang potensinya besar, seperti pariwisata," tegas Jokowi.

Dia juga mengarahkan agar perguruan tinggi mampu memberikan mahasiswanya pendidikan kewirausahaan. Universitas juga diminta Presiden sebagai induk untuk membantu startup atau usaha rintisan mahasiswanya. (mer)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Gapki Dukung Retaliasi Sawit Pemerintah
  • Hutan Mangrove Muara Angke Bertambah 32.000 Pohon
  • PTPN V akan Perluas Lahan Sawit
  • Toraja Berencana Kembangkan Penangkaran Bibit Kopi
  • Mentan Bagikan 700 Ribu Bibit Unggul Kopi di Tanah Toraja
  • Mentan Dorong Hilirisasi Kakao dan Kopi
  • Mentan Ingin Rempah dan Kakao Kembali Berjaya
  • Program Peremajaan di Luwu Raya Kembalikan Kejayaan Rempah dan Kakao
  • Petugas KLHK Temukan Kebun Sawit Ilegal 206 Hektare
  • KLHK Targetkan Verifikasi 30.000 ha Hutan Adat
  • Sudah Tetapkan 7 Hutan Adat, KLHK Siapkan 6 Hutan Adat Lagi
  • Peremajaan Kebun Karet Ditarget Capai 700.000 Ha
  • KLHK Tetapkan 7 Hutan Adat Baru
  • Pemerintah Gabung Replanting Kebun Karet dan Pengolahan Kayu
  • Kementan Bidik Peremajaan 200.000 Ha Kebun Sawit Rakyat
  • PTPN Targetkan Serap 14 Ribu Ton Karet Petani Lokal
  • KLHK Tingkatkan Pengawasan Illegal Logging
  • Jokowi Serahkan 42 SK Hutan Sosial untuk 8.941 KK di Jawa Barat
  • Petani Ciamis Gembira Terima Bibit Durian dari Presiden
  • Kementan Gaet Investor Kembangkan Lahan Tebu di Kalteng