Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Bulog Petakan Wilayah Surplus Beras

26 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2018-10-30
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Direktur Bulog, Budi Waseso menyampaikan mereka akan segera melakukan penyerapan beras berlebih seiring adanya data surplus dari BPS. Beras tersebut akan diserap Bulog untuk kemudian disalurkan pada daerah-daerah yang kekurangan beras.

"Kalau saya melihat itu kan BPS ya, artinya kalau kita surplus kita tidak perlu impor, jadi nanti kita akan lebih kuat penyerapan dalam negeri," kata dia kepada wartawan di sela-sela Rapat Koordinasi BUMN di Bontang, Kalimantan Timur, Senin (29/10).

Menurutnya, Cadangan Beras Pemerintah (CPB) masih banyak sehingga Bulog tinggal memetakan wilayah surplus dan defisit. Wilayah surplus akan menjadi daerah penyerapan dari Bulog.

"Nanti saya bikin zona, umpamanya di barat, Sumatra yang paling banyak di Lampung berarti Lampung itu untuk pemasok ke mana saja nanti di daerah Sumatra, lalu nanti di Sulawesi di mana wilayah surplus itu untuk ke sekitaran Sulawesi. Jawa mana, surplus berarti untuk Jakarta," kata dia.

Sisa surplus akan menjadi titik penguatan stok. Sementara yang belum surplus akan didorong untuk tingkatkan stok. Menurutnya, data penyerapan dalam negeri yakni sekitar 1,6 juta ton dan akan ditingkatkan sehingga data penyerapan akan lebih.

Bulog akan menggunakan data BPS untuk memetakan potensi surplus di wilayah. Ia menambahkan, sejauh ini beras impor sudah masuk sekitar 300 ribu ton di pelabuhan tetapi belum masuk gudang karena administrasi belum selesai.

Menurutnya, Bulog tidak khawatir pada pasokan yang ada di petani. Akhir tahun diperkirakan Bulog memiliki 2,8 juta ton, yang akan cukup untuk empat bulan.

"Kita pedomani data BPS, jumlah yang ada di petani banyak kan dan di tangan pedagang banyak dan petani banyak, rumah tangga juga banyak kenapa mesti takut," kata dia. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Tanaman Pangan

  • BKP Intervensi Daerah Rawan Pangan
  • Kementan Dorong Pemanfaatan Halaman untuk Penyediaan Pangan
  • Mentan Raih Penghargaan Penjaga Ketahanan Pangan Nasional
  • Cara BKP Tangani Daerah Rentan Rawan Pangan
  • Kementan Targetkan Swasembada Kentang Industri di 2020
  • Panen Padi di Banyuasin Meningkat dengan Teknologi RAISA
  • Distribusi Jagung Impor Khusus untuk Jawa
  • Atasi Masalah Jagung, Kementan Minta Bantuan Distribusi
  • Kementan: Stok Jagung Melimpah, Distribusi yang Perlu dibenahi
  • Kementan Lakukan Safari Panen Jagung di Sulsel
  • Bupati Kediri Sebut Produksi Jagung Pakan Melimpah
  • Panen Raya Jagung di Pinrang Capai 8 Ton Per Hektare
  • Penuhi Ketersediaan, Mojokerto Panen Jagung Capai 7,5 Ton per Ha
  • Delapan Negara Anggota FAO Pelajari Pertanian Indonesia
  • Kementan Panen Raya Jagung di Sejumlah Daerah
  • Kementan Adaptasi dan Mitigasi Hadapi Perubahan Iklim
  • Satgas pangan buru penjual beras premium 'palsu' penyebab harga medium naik
  • Mentan: Surplus Jagung 330 Ribu Ton dan Ekspor 3,6 Juta Ton
  • Kementan Dorong Malang Jadi Penyangga Bawang Putih Nasional
  • PTPN VIII Berencana Kembangkan Kebun Jagung