Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Menpar Janji Dukung Fasilitasi Pendanaan KEK Pariwisata

13 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Hubpartel | 2018-10-30
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berjanji akan mendukung memfasilitasi pendanaan bagi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata mulai dari level terbawah.

"Kita akan bantu carikan financing, meyakinkan ke perbankan agar diberikan (fasilitas pendanaan)," kata Menpar Arief Yahya di Eco Beach Tent by Billiton Tanjung Kelayang, Belitung, Senin, 29 Oktober 20181.

Sebelumnya, pihaknya memantau masih kurang responsifnya investor swasta untuk menanamkan modalnya di sektor pariwisata. Namun, Arief menyadari pembiayaan bagi suatu investasi di sektor pariwisata khususnya memang tidak mudah dan tidak murah.

"Financing untuk ini tidak mudah dan tidak murah," katanya.

Ia mencontohkan beberapa hal yang didorong untuk dilakukan yakni memperluas akses para pelaku industri di bidang pariwisata pada Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pariwisata. Selain itu, dana desa juga akan diarahkan untuk salah satunya dialokasikan pada pengembangan destinasi pariwisata.  

"Untuk yang besar kita dorong perbankan, bahkan kita akan bantu sampai misalnya penerbitan reksadana," katanya.

Pihaknya juga mendorong KEK yang telah ada untuk mengembangkan nomadic tourism sebagai solusi atas persoalan tersebut. Nomadic tourism adalah segala aktivitas atau bisnis yang terkait gaya hidup dan budaya berpindah-pindah seperti menggunakan glamp camp, home pod, dan caravan sebagai fasilitas akomodasi.

Pihaknya mendukung pengembangan hal serupa di Belitung yakni Eco Beach Tent by Billiton yang dikembangkan di KEK Tanjung Kelayang. Eco Beach Tent by Billiton mengembangkan konsep glamcamp yang dirancang, dibuat, dan dibangun dari kayu dan sumber daya alam lokal seperti kelapa nipah, daun kelapa, dan kayu bulat.

Fasilitas terbaik diberikan salah satunya menu catch-of-the-day dalam pengalaman makan lokal otentik dipanen dengan metode memancing tradisional menggunakan perangkap ikan tradisional. "Kita akan dukung promosi bagi siapapun investor yang mengembangkan nomadic tourism," kata Arief Yahya. (ant)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Hubpartel

  • Pemprov NTT Tambah Tiga Pelabuhan untuk Pengangkutan Ternak
  • Luhut: Tarif Pesawat Turun demi Kepentingan Publik
  • Menpar: 20 Juta Wisman akan Kunjungi Indonesia
  • Menkeu Resmikan Dermaga Tawiri Ambon
  • 41,08 km Jalan Akses Kawasan Wisata Mandeh Rampung
  • Kemenhub Pastikan Jalur Kereta Layang Medan-Kualanamu Beroperasi 2019
  • Layanan Telekomunikasi di Maluku Utara Telah normal
  • Selama 4 tahun, BNPP Bangun Jalan di Perbatasan Capai 2.780 km
  • Tsunami Anyer tidak Berdampak pada Kunjungan Wisman
  • Lampung akan Punya Bandara Internasional
  • 98,7 Persen Menara BTS Telah Beroperasi Pascatsunami
  • Jokowi Resmikan Bandara Baru di Morowali
  • Jokowi: Bandara Dukung Pengembangan Pariwisata
  • 70 Tahun, Warga di Perbatasan Akhirnya Nikmati Jalan Aspal
  • Tol Trans Jawa Diyakini Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jatim
  • Kemendes PDTT Resmikan Jalan 3,2 Km di Perbatasan Timor Leste
  • Sektor Pariwisata Diyakini Tekan Defisit Transaksi Berjalan
  • Presiden Jokowi: Aceh Sampai Lampung Tersambung Tol di 2024
  • Kemendes PDTT Beri Bantuan untuk Dukung Pariwisata Tolitoli
  • Pariwisata Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia