Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Kementan Tingkatkan Kompetensi SDM Pengawas Mutu Pertanian

12 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2018-11-01
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Pertanian berupaya menggenjot ekspor hasil pertanian. Salah satu yang dilakukan dengan peningkatan kompetensi SDM Fungsional Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP) dalam melaksanakan pendampingan penerapan manajemen sistem mutu oleh pelaku usaha, verifikasi dan pengawasan penerbitan Health Certificate dan registrasi rumah kemas. 

“Jumlah PMHP saat ini tidak lebih dari 500 orang, dengan sebaran yang belum merata, kita akan buat rencana pengembangan pejabat fungsional ini dengan memanfaatkan adanya inpassing sampai tahun 2021 menjadi 1500,” kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi, pada acara pembukaan workshop Fungsional PMHP di Bogor, Selasa (31/10).

Menurut Agung, saat ini tantangan dan isu keamanan dan mutu pangan segar hasil pertanian semakin meningkat. Untuk itu, para petugas selain jumlah, juga perlu terus ditingkatkan kompetensinya.

“Ini merupakan bukti komitmen BKP sebagai pembina teknis PMHP,” ujar Agung.

Meski jumlah PMHP belum ideal sebagaimana disinggung Agung, namun kinerja PMHP ini cukup membanggakan. Hal itu terlihat dalam pengembangan Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKPP) baik di tingkat Pusat maupun daerah dan pengawasan keamanan dan mutu pangan segar, khususnya dalam melakukan inspeksi ketika ada kasus keamanan pangan segar.

Pada workshop kali ini pejabat PMHP diberikan pembekalan substansi terkait  dengan ekspor hasil pertanian, penguatan pembinaan teknis, inspeksi dan pengawasan, serta penguatan pengujian. Selain itu juga disampaikan sosialisasi usulan kenaikan kepangkatan secara online bagi pejabat fungsional PMHP.

Lebih lanjut  Agung berpesan agar PMHP mampu memanfaatkan secara maksimal workshop PMHP untuk berbagi ilmu, pengalaman dan mencari solusi dari berbagai kendala di lapangan. “PMHP harus berkiprah, tunjukkan jati diri dan bekerja secara profesional,” tutur Agung. (ant)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Tanaman Pangan

  • Peternak Sambut Baik Upaya Meminjam Jagung
  • Ini Capaian Program Kementerian Pertanian di Papua
  • Kementan Tingkatkan Kedaulatan Pangan Lokal di Papua
  • Jalankan Amanat Presiden, Kementan Genjot Investasi Pertanian
  • Sentra Produksi Jagung Mulai Panen Raya, Pasokan Melimpah
  • Bulog Pastikan Stok Beras Sampai Akhir Tahun Aman
  • BBM Satu Harga Dongkrak Panen Bawang di NTT
  • BKP Intervensi Daerah Rawan Pangan
  • Kementan Dorong Pemanfaatan Halaman untuk Penyediaan Pangan
  • Mentan Raih Penghargaan Penjaga Ketahanan Pangan Nasional
  • Cara BKP Tangani Daerah Rentan Rawan Pangan
  • Kementan Targetkan Swasembada Kentang Industri di 2020
  • Panen Padi di Banyuasin Meningkat dengan Teknologi RAISA
  • Distribusi Jagung Impor Khusus untuk Jawa
  • Atasi Masalah Jagung, Kementan Minta Bantuan Distribusi
  • Kementan: Stok Jagung Melimpah, Distribusi yang Perlu dibenahi
  • Kementan Lakukan Safari Panen Jagung di Sulsel
  • Bupati Kediri Sebut Produksi Jagung Pakan Melimpah
  • Panen Raya Jagung di Pinrang Capai 8 Ton Per Hektare
  • Penuhi Ketersediaan, Mojokerto Panen Jagung Capai 7,5 Ton per Ha