Presiden Jokowi Berharap Tidak Ada Lagi Kecelakaan Pesawat di Masa Mendatang

7 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Hubpartel | 2018-11-03
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Presiden Joko Widodo berharap tidak ada lagi kecelakaan pesawat terbang di masa mendatang.

Hal itu disampaikan Presiden usai memantau penanganan evakuasi korban dan puing pesawat Lion Air di posko terpadu, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/11/2018) sore.

"Kita harapkan tidak ada kecelakaan seperti ini di masa mendatang," kata Presiden yang kembali menyampaikan ucapan belasungkawa kepada seluruh keluarga penumpang.

Dalam konferensi pers yang digelar di Pelabuhan Tanjung Priok, Presiden mengucapkan terima kasih atas kerja keras tim evakuasi Lion Air JT 610 yang telah dan masih mencari korban serta puing pesawat.

Dalam peninjauan itu, Presiden mendapatkan laporan di antaranya  dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Basarnas Muhammad Syaugi, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran di Basarnas, TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pertamina, yang semuanya sebanyak 859 orang bekerja secara penuh pagi, siang dan malam di lapangan," kata Presiden.

Presiden juga mengucapkan terima kasih atas cepatnya penemuan kotak hitam pesawat Lion Air JT 610 tersebut.

Presiden mengucapkan terima kasih kepada penyelam dari TNI Angkatan Laut dan pihak BPPT yang menemukan kotak hitam itu pada Kamis (1/11/2018) setelah pesawat itu mengalami kecelakaan pada Senin (29/11/2018).

"Saya tadi juga sampaikan kepada seluruh jajaran di lapangan untuk terus bekerja keras temukan yang belum ditemukan," kata Presiden.

Seperti diketahui, pesawat dengan registrasi PK-LQP jenis Boeing 737 MAX 8 milik Lion Air itu mengalami kecelakaan tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng pada pukul 06.20 WIB, Senin (29/10/2018).

Pesawat tersebut membawa 189 orang, terdiri atas 178 penumpang dewasa, 1 anak-anak, 2 bayi serta 2 pilot dan 6 awak kabin. (bis)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Gejolak Ekonomi Global Tidak Mengurangi Kunjungan Wisatawan
  • KUR Pariwisata Potensial Dongkrak Wisata Bahari Pangandaran
  • Menteri Basuki: MRT Jakarta Tak Kalah Dibanding Jepang dan Singapura
  • Kemenhub Serahkan Lima Bus untuk Lima Pesantren
  • BI: Rupiah Dapat Terjaga dengan Tingkatkan Sektor Wisata
  • Jokowi: Lampung sampai Aceh Tersambung Tol di 2024
  • Jokowi Resmikan Terminal Baru Bandara Radin Inten II
  • Bangka Belitung Kebut Pembangunan KEK Pariwisata
  • Kunjungan Wisatawan Mancanegara Selama Januari Naik 5,22%
  • 1,16 Juta Wisman Kunjungi RI di Januari, Paling Banyak dari China
  • PUPR: Empat Ruas Tol Trans Sumatra Beroperasi Juni
  • Kemenpar Gencarkan Promosi untuk Gaet Wisman Eropa dan Asia
  • Sempat Terhenti, Pembangunan Jalan Trans Papua Dilanjutkan
  • PUPR: Jalan Nasional Terbangun 3.387 Kilometer
  • Pembangunan Bandara Singkawang Bakal Permudah Konektivitas
  • Yogyakarta Terus Berbenah Kembangkan Wisata Halal
  • Menhub Tegaskan Tol Laut Dibuat dengan Perencanaan
  • Program Tol Laut akan Terus Berjalan
  • Kemenpar Dorong Pemanfaatan KUR Pulihkan Pariwisata Banten
  • Kemenpar Targetkan Kunjungan 1,5 Juta Wisman Australia