Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Kemenhub akan Tambah Jalur Penerbangan di Selatan Jawa

12 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Hubpartel | 2018-11-04
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) saat ini tengah merencanakan penambahan jalur penerbangan di bagian selatan Jawa. Terlebih, saat ini Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah beroperasi sejak Mei 2018. 

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan (Balitbang) Kemenhub Sugihardjo mengatakan selama ini belum seimbang pembangunan koneksi di bagian selatan Jawa. "Jumlah penerbangan di Jawa bagian selatan ini terutama, selama ini masih minim dibandingkan bagian utara Jawa," kata Sugihardjo dalam acara Lokakarya Forum Wartawan Perhubungan di Lembang, Sabtu (3/11). 

Dia menjelaskan, secara umum penerbangan jalur utara  sudah padat dibandingkan selatan Jawa. Menurut Sugihardjo, bagian selatan Jawa masih terbilang lebih lowong karena hanya untuk zona militer sehingga saat terbatas untuk penerbangan komersil.

Sugiharjo memastikan saat ini Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sudah melakukan pembicaraan dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. "Ini terkait izin lalu lintas penerbangan di Jawa bagian Selatan," tutur Sugihardjo. 

Sebagai langkah untuk merealisasikan hal tersebut, kata di, beberapa bandara juga dibangun di kota-kota yang ada di sepanjang Jawa bagian Selatan. Beberapa kota sudah dibangun dan tengah dikembangkan bandara seperti di Tasikmalaya, Yogyakarta, Solo, Madiun, Malang, Jember, dan Banyuwangi. 

Sementara itu, Kepala Sub Divisi Pengendalian Operasi Pelayanan Lalu Lintas Penerbangan Airnav Indonesia Ida Yuniarti mengatakan ada beberapa kendala selain persoalan jalur penerbangan militer.  "Jalur Jawa bagian Selatan masih belum banyak digunakan karema memanb tidak efisien dilihat dari waktu," tutur Ida. 

Oleh karena itu, menurut Ida jalur penerbangan Jawa bagian utara masih sangat diminati. Sebeb, menurut Ida, jalur tersebut memiliki waktu tempuh lebih cepat, hemat bahan bakar, dan berimbas pada lebih kompetitifnya tarif yang ditawarkan oleh maskapai. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Hubpartel

  • Kementerian PUPR Tingkatkan Kualitas Jalan Perbatasan di Papua
  • Jokowi Ajak Negara Asia-Pasifik Kembangkan Sektor Pariwisata
  • Presiden Jokowi Tinjau Jalan Tol Trans Papua
  • Pariwisata, Kunci Atasi Defisit
  • Kemendes PDTT Bantu Pengembangan Objek Wisata Solok Selatan
  • Menpar: Keuangan Syariah Bisa Dongkrak Potensi Wisata Halal
  • Tourism Malaysia Sebut Aceh Salah Satu Pasar Potensial
  • Kemenhub Uji Kelaikan Terbang 117 Pesawat Domestik
  • Kemenhub akan Tambah Jalur Penerbangan di Selatan Jawa
  • Presiden Jokowi Berharap Tidak Ada Lagi Kecelakaan Pesawat di Masa Mendatang
  • Menpar Janji Dukung Fasilitasi Pendanaan KEK Pariwisata
  • Tinggal setahun, pemerintah Jokowi kebut target proyek Tol Laut
  • Pengembangan ekonomi kreatif jadi kunci penggerak sektor pariwisata
  • Kemenhub Gelontorkan Rp 400 Miliar Subsidi Pelayaran Rakyat
  • Kemenhub Pesan 100 Kapal Perintis untuk Dukung Tol Laut
  • 13 Ruas Tol Baru Beroperasi Tahun Ini
  • Potensi Wisata Halal Indonesia Sangat Besar
  • Kemenpar Pasarkan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas di Bali
  • Pemerintah Beri Insentif Fiskal untuk Pariwisata Papua Barat
  • Pascagempa, 1.728 BTS Sudah Beroperasi Kembali