Presiden Jokowi minta industri kerja sama serap hasil produksi desa

12 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2018-11-05
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan penggunaan dana desa ke depan tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur, namun juga untuk pemberdayaan ekonomi rakyat desa dan inovasi pedesaan. Termasuk pemberdayaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) agar anak-anak memiliki gizi yang baik, sehat, dan juga cerdas.

"Jangan kalah yang namanya masyarakat di desa dengan masyarakat kota. Karena sesungguhnya masyarakat desa itu banyak yang lebih pintar," kata Jokowi, Senin (5/11).

Untuk mewujudkan hal itu, Jokowi meminta adanya kerja sama dengan pabrik, industri, dan perusahaan-perusahaan sehingga produksi di desa semuanya bisa terserap. "Tanam jagung silakan, tapi ada yang beli enggak? Misalnya tanam pepaya, ada yang menerima enggak kalau pas panen. Karena pernah dulu di desa saya, tanam pepaya bareng-bareng satu kabupaten, begitu pas panen bareng-bareng kok enggak ada yang beli," imbuhnya.

Dia juga mengingatkan untuk berhati-hati saat menentukan pasar, yang mengambil siapa, yang beli siapa dulu, harganya berapa, untung atau tidak. "Ini tugasnya pendamping desa untuk mengoneksikan. Bisik-bisik nanti ke Pak Menteri, ke Pak Eko. Pak ini desa saya carikan yang bisa beli apa, baru tanam. Jangan tanam dulu baru cari pembeli, busuk kaya pepaya tadi bingung kita nanti," jelasnya.

Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga meminta agar pariwisata di desa bisa dikembangkan. Mengingat, banyak wisata di Indonesia yang belum dikembangkan, padahal memiliki potensi ekonomi yang besar.

"Banyak sekali yang sudah sukses, misalnya Umbul Ponggok, itu income per tahun berapa miliar itu Pak? Rp 14 miliar bisa ada income dari wisata yang ada di desa itu coba," tandas Jokowi.

Jokowi menjelaskan, beberapa negara ingin meniru dana desa yang sudah diterapkan Indonesia. "Bank Dunia sudah ngomong, beberapa negara ingin meniru yang namanya dana desa. Banyak sekali yang ingin melihat caranya seperti apa, transfernya seperti apa, penggunaannya seperti apa," tandasnya. (mer)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Dalam 4 Tahun Kementan Pangkas Inflasi Pangan
  • Mentan Amran Beri Sinyal Kartu Tani Bisa Dimanfaatkan untuk KUR dan Pembelian Benih
  • Pemerintah Akan Bentuk Tim untuk Mengoptimalkan Program Kartu Tani
  • Pengusaha Nilai Pemerintah Sukses Benahi Pertanian
  • Kemenperin Targetkan 10.000 IKM Masuk Pasar Online
  • Dorong Kerjasama Program Santri Tani dan OPOP
  • Program Santri Tani Milenial Untuk Cetak Eksportir Milenial
  • Kemendes Paparkan Strategi Pengembangan Kawasan Perdesaan
  • Pengelolaan Usaha Pertanian Tersistematisasi
  • Sektor Pertanian Ubah Tradisi Impor Jadi Ekspor
  • Kementerian Pertanian Dorong Upaya Kemandirian Pakan
  • Ada Kemarau Panjang, BI Optimis Inflasi Tetap di Bawah 3,5 Persen
  • Korea Selatan Bakal Perluas Investasi Teknologi di Indonesia
  • Kemendes Digitalisasi Desa di Kabupaten Lombok
  • Gubernur BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Lebih Baik
  • Presiden Jokowi Mengapresiasi Operasi Kapal Ternak
  • Pemkab Tabanan Galakkan BUMDes dan BUMDes Bersama
  • KKP Minta Industri Kencangkan Serapan Garam Lokal
  • Presiden Jokowi Banggakan Garam NTT Lebih Bagus dari Produk Impor Australia
  • Pemerintah Semakin Gencar Lakukan Relaksasi ke Dunia Usaha