Kementan Terbitkan Sertifikasi untuk Lindungi Konsumen

12 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2018-11-05
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian pertanian sesuai dengan kewenangannya dalam memberikan jaminan keamanan dan mutu pangan segar, telah menerbitkan Permentan No.51 Tahun 2008 tentang Syarat dan Tatacara Pendaftaran Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dan beberapa pedoman sertifikasi.

“Untuk menjamin pangan segar aman yang beredar, kami telah menerbitkan sertifikat dan nomor pendaftaran pangan segar hasil pertanian terhadap berbagai jenis pangan segar,” kata Kepala Badan Ketahanan pangan, Agung Hendriadi, dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Agung, sertifikasi dan pendaftaran produk ini dapat dilakukan di instansi yang menangani pangan sebagai Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP) pusat dan daerah. Nomor pendaftaran PSAT dan sertifikasi akan diberikan pada produk PSAT yang memenuhi persyaratan minimal keamanan pangan segar yang akan diedarkan. 

“Penerbitan nomor pendaftaran dan sertifikasi dilakukan melalui mekanisme penilaian terhadap pemenuhan persyaratan administrasi, inspeksi sarana produksi, proses produksi dan pengujian produk terkait parameter keamanan pangan," ujar Agung.

Agung menambahkan, pendaftaran  dan sertifikasi pangan segar saat ini masih bersifat sukarela, namun sejak 2015, jumlah produk pangan segar yang di Sertifikasi terus bertambah.

"Kami telah menerbitkan 720 sertifikat  PRIMA pada 2015, dan  hingga kini terus meningkat mencapai 1285. Sedangkan pendaftaran PSAT, telah mencapai  2117 produk,” tutur Agung

Agung berharap para pelaku usaha terus meningkatkan kepedulian dan kesadarannya  untuk melakukan sertifikasi dan pendaftaran pangan segar. "Badan Ketahanan Pangan secara rutin juga melakukan pengawasan terhadap produk pangan segar yang beredar untuk menjamin masyarakat memperoleh produk pangan segar yang aman dan bermutu," pungkas  Agung.

Keamanan dan mutu pangan bukan hanya isu yang  terkait dengan perdagangan saja, namun juga dengan kesehatan. Hal ini seiring  tuntutan masyarakat akan pangan segar yang aman dan bermutu terus meningkat.  Untuk mewujudkan pangan hal tersebut, dilaksanakan bersama-sama antara pemerintah, produsen dan konsumen. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Dalam 4 Tahun Kementan Pangkas Inflasi Pangan
  • Mentan Amran Beri Sinyal Kartu Tani Bisa Dimanfaatkan untuk KUR dan Pembelian Benih
  • Pemerintah Akan Bentuk Tim untuk Mengoptimalkan Program Kartu Tani
  • Pengusaha Nilai Pemerintah Sukses Benahi Pertanian
  • Kemenperin Targetkan 10.000 IKM Masuk Pasar Online
  • Dorong Kerjasama Program Santri Tani dan OPOP
  • Program Santri Tani Milenial Untuk Cetak Eksportir Milenial
  • Kemendes Paparkan Strategi Pengembangan Kawasan Perdesaan
  • Pengelolaan Usaha Pertanian Tersistematisasi
  • Sektor Pertanian Ubah Tradisi Impor Jadi Ekspor
  • Kementerian Pertanian Dorong Upaya Kemandirian Pakan
  • Ada Kemarau Panjang, BI Optimis Inflasi Tetap di Bawah 3,5 Persen
  • Korea Selatan Bakal Perluas Investasi Teknologi di Indonesia
  • Kemendes Digitalisasi Desa di Kabupaten Lombok
  • Gubernur BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Lebih Baik
  • Presiden Jokowi Mengapresiasi Operasi Kapal Ternak
  • Pemkab Tabanan Galakkan BUMDes dan BUMDes Bersama
  • KKP Minta Industri Kencangkan Serapan Garam Lokal
  • Presiden Jokowi Banggakan Garam NTT Lebih Bagus dari Produk Impor Australia
  • Pemerintah Semakin Gencar Lakukan Relaksasi ke Dunia Usaha