PTPN VIII Berencana Kembangkan Kebun Jagung

7 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2018-11-06
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - PT Perkebunan Nusantara VIII berencana mengembangkan tanaman jagung di lahan seluas 20.000 ha melalui kerja sama dengan masyarakat di sekitar lahan milik perusahaan.

Direktur Utama PTPN VIII Wahyu menyebutkan rencana pengembangan tanaman semusim ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan produktivitas lahan dan pemperbaiki struktur keuangan. 

“Upaya ini juga sekaligus menjaga keberlangsungan lahan milik perusahaan dari kemungkinan konflik,” jelasnya kepada Bisnis, beberapa waktu lalu.

Wahyu berencana program ini bisa dimulai pada akhir tahun di atas lahan seluas 10.000 ha sebagai tahap awal. Adapun pengembangan lahan hingga 20.000 ha akan dilakukan dalam 3 tahun.

Untuk tahap awal, pihaknya juga menargetkan produksi rata-rata sebesar 6 ton pipilan kering per ha yang akan ditingkatkan menjadi 7-8 ton per ha ke depannya.

Lahan-lahan jagung ini rencananya akan dikerjakan oleh masyarakat di sekitar tanah perkebunan yag ada di Purwakarta, Subang, juga kemungkinan Banten.

Untuk menghindari potensi terjadinya konflik di kemudian hari, pihaknya akan membuat kontrak kerja sama dengan masyarakat yang bersedia mengerjakan lahan jagung tersebut. Perjanjian tersebut juga akan menyertakan klausul bahwa perusahaan bisa menarik atau menggunakan kembali lahan tersebut sewaktu-waktu jika dibutuhkan.

Dalam praktiknya nanti, PTPN VIII akan memfasilitasi para petani dalam bentuk penyediaan bibit. Terkait penyediaan bibit ini, pihaknya juga sudah berdiskusi dengan Kementerian Pertanian agar bisa mendapatkan bantuan benih dari program pemerintah juga produsen benih agar bisa memberi kemudahan khususnya dari segi waktu pembayaran agar bisa dilakukan setelah panen.

Selain itu, pihaknya juga berdiskusi dengan industri pakan ternak agar bisa menyerap jagung yang diproduksi para petani jagung mitra PTPN VIII. Rencananya, Desember ini akan ada perjanjian resmi antara PTPN dengan salah satu produsen ternak Indonesia untuk menjadi off taker jagung para petani. “Nanti hasilnya dibeli oleh PTPN VIII, lalu dijual ke pabrik pakan,” tambahnya. (bis)

- Tag : Pangan

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Mentan Klaim Produksi Cabai Masih Stabil
  • Pemerintah Pastikan Stok Beras Nasional Mencukupi
  • Produksi Turun, Bulog Jamin Cadangan Beras Aman
  • Batan Kenalkan Kemuning, Varietas Kedelai Lahan Kering
  • Cegah Puso, Sukabumi Maksimalkan Mesin Pompa Air
  • 13 Titik Pembangunan Lumbung Pangan di Perbatasan Disiapkan
  • Kemarau, Produksi Beras Jabar Dinilai Masih Aman
  • Empat Jurus Kementan Melawan Ancaman Gagal Panen Akibat Kekeringan
  • DPR Puji Jurus Jitu Kementan Siapkan Regenerasi dan Peningkatan Kualitas Petani
  • Pakai Metode Bamele, Petani Bawang Nganjuk Lebih Untung
  • Ini Cara Petani Magetan Cegah Puso di Musim Kemarau
  • BKP Kementan Dorong Pemda Perkuat Cadangan Pangan
  • Kementan: Pola Tanam Bisa Percepat Stabilisasi Harga Cabai
  • Hadapi Kemarau Panjang, Kementan Perkuat Koordinasi dengan Daerah
  • Kementan-TNI Sinergi Atasi Dampak Kekeringan Kemarau 2019
  • Pasokan Pangan Masih Stabil Saat Musim Kemarau
  • Kementan Klaim Kemarau Kali Ini tak Pengaruhi Stok Beras
  • Strategi Kementan Mengatasi Kekeringan Kebumen
  • Tak Perlu Impor, Pemerintah Klaim Pasokan Cabai Aman
  • Kementan Akui Kemarau Berdampak ke Produktivitas Pertanian