Wapres: Impor Tetap Diperlukan

6 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Perdagangan | 2018-11-07
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, Pemerintah Indonesia tetap perlu mengimpor komoditas dari luar negeri. Impor dilakukan sebagai penyeimbang kegiatan ekspor yang dilakukan Indonesia ke luar negeri.

"Dunia ini butuh perdagangan, impor-ekspor. Jadi, suatu negara tidak akan bisa memenuhi kebutuhannya sendiri. Oleh karena itu, harus mengimpor, tapi untuk membayar dia punya impor, itu harus mengekspor," kata Wapres Jusuf Kalla kepada wartawan di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (6/11).

Suatu negara tidak ada yang bisa melakukan satu kegiatan perdaganan saja, apakah itu impor atau ekspor. Untuk menjaga stabilitas perdagangan dalam negeri, harus ada kegiatan impor dan ekspor.

"Jadi, suatu negara itu pasti terjadi impor-ekspor, negara apa pun itu. Tidak ada negara yang hanya mengeskpor melulu," katanya menambahkan.

Terkait pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tentang Indonesia tidak memerlukan impor, JK mengira hal itu terkait komoditas bahan pangan. Mengenai itu, JK mengatakan, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas komoditas pangan utama, seperti beras, jagung, dan kedelai.

"Barangkali yang dimaksud (Prabowo) ialah pangan atau beras. Itu usaha pemerintah juga untuk meningkatkan produktivitas sehingga kita harap benar bahwa yang dimaksud kebutuhan dasar, yaitu beras, jagung. Tapi, harus produktivitas lahan itu harus dinaikkan," ujarnya menjelaskan.

Terkait ketersediaan bahan pangan utama di dalam negeri, Wapres mengatakan kebutuhan impor terhadap komoditas tersebut sangat bergantung pada beberapa faktor. Faktor itu, antara lain, luas lahan dan cuaca, yang berpengaruh pada panen dalam negeri. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Tekan Impor Sapi, Mentan: Beralih Produksi Sapi Belgia
  • Mentan: Ekspor Tani Meningkat 29 Persen Tiap Tahun
  • Kementan: Harga Daging Ayam Sudah Kembali Stabil
  • BI Nilai Surplus Neraca Dagang Berdampak Positif ke Transaksi Berjalan
  • Kemendag Cabut Permendag 54 Tingkatkan Ekspor Produk Sawit
  • Kementan Dorong Pasar Lelang Kentang
  • Jaga Kestabilan Harga Beras, Bulog Operasi Pasar di Seluruh Indonesia
  • Harga Daging Ayam Stabil, Petani dan Peternak Tenang
  • Stabilisasi Harga Daging Ayam Lewat Strategi Berbasis Kemitraan
  • Jaga Stabilitas Pangan, Bulog Terus Gelar Operasi Pasar CBP
  • Surplus Neraca Perdagangan Februari Berdampak Posiitf
  • Pemerintah Pastikan Impor Daging Kerbau Aman
  • Bulog Teruskan Operasi Pasar Beras
  • Stabilkan Harga Ayam, Kementan Minta Satgas Pangan Awasi Bakul
  • BPS: Neraca Perdagangan Februari Surplus
  • Pemerintah Kejar Ekspor Tumbuh 7,5% Tahun Ini
  • Ekspor Nonmigas Ditargetkan Tumbuh 7,5% Tahun Ini
  • Soal Harga Daging Ayam, Kementan Perkuat Kemitraan Peternak – Integrator
  • Peternak Sebut Harga Daging Ayam Jatuh, Kementan: Sudah Naik Hari Ini
  • Kemendag Bakal Bentuk Sistem Informasi Perdagangan Terpadu