Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Kementan: Stok Jagung Melimpah, Distribusi yang Perlu dibenahi

7 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2018-11-12
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Secara serentak Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan safari panen jagung di tujuh kabupaten di Jawa Timur yakni Tuban, Lamongan, Lumajang, Jember, Kediri, Mojokerto dan Pasuruan. Safari di tujuh kabupaten tersebut meliputi areal 5.000 hektare (ha) ladang jagung.

"Panen yang kita lakukan ini menunjukkan bahwa stok jagung melimpah dan kita memang surplus," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi melalui keterangan tertulisnya, Minggu (11/11/2018).

Dari ketujuh daerah yang panen, terbesar terdapat di Jenggawah, Jember seluas 2.901 ha dan Kecamatan Kraton, Pasuruan seluas 1.496 ha dengan produktivitas rata-rata 7-10 ton per ha. Sementara, saat ini harga jagung pipil kering di tingkat petani di Jatim berkisar antara Rp5.100-Rp5.200 per kilogram.

"Panen raya ini sekaligus membuktikan bahwa petani sangat mampu memenuhi kebutuhan pakan jagung untuk peternak mandiri," tambah Agung.

Menurut Agung, masalah kesulitan peternak dalam memenuhi kebutuhan pakan hanya masalah komunikasi dan distribusi. "Kalau saya lihat, salah satu masalah kesulitan peternak adalah, karena tersumbatnya komunikasi," ujar Agung.

Apa yang dikatakan Agung sangat beralasan, karena produksi jagung banyak, tapi distribusinya tidak merata, sehingga ada yang berlebih dan ada yang kurang. Untuk mengatasi masalah ini, Agung coba memediasi langsung antara peternak dan petani jagung.

"Coba peternak dan petani jagung bertemu. Nah, kalau sudah bertemu begini kan semuanya jadi mudah, karena peternak bisa terpenuhi kebutuhannya, petani juga bisa menjual jagung dengan harga menguntungkan. Semuanya jadi sama-sama untung," ujar Agung.


Mediasi tersebut sukses memenuhi kebutuhan peternak sebanyak 10 ton yang dipasok petani jagung setempat. Menindaklanjuti hal itu, Agung mengusulkan dibentuknya Forum Komunikasi Peternak dan Petani Jagung. "Tolong pemerintah daerah dapat memediasi dan memfasilitasi forum ini," ujar Agung.

Ide mempertemukan antara peternak dan petani jagung tersebut langsung disambut Bupati Lumajang Torikqul Haq. "Saya sangat senang. Kita akan segera membentuk Forum Komunikasi Peternak dan Petani Jagung ini," tegasnya. (sin)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Tanaman Pangan

  • Produksi Padi Karawang Dekati Target Pemerintah
  • Bulog Karawang: Stok Beras Cukup
  • BB Padi Luncurkan 11 Varietas Padi Lahan Rawa
  • Pasokan dan Harga Cabai Aman Jelang Natal dan Tahun Baru
  • Kementan Kejar Tanam 18 Ribu Hektare Bawang Putih
  • Balitbangtan Luncurkan SIMBENIH Permudah Akses Benih
  • Pasokan Sayur Mayur Aman Jelang Natal dan Tahun Baru
  • Kementan: Pertanian Modern Untungkan Petani Berlipat
  • Kementan: Indonesia Tidak Akan Kekurangan Pangan
  • Kementan Jamin Produksi Cabai dan Bawang Merah Aman
  • Bulog Klaim Punya 2,6 Juta Cadangan Beras, 80 Persen Jenis Premium
  • Peternak Unggas Blitar Mengaku Terbantu dengan Kebijakan Kementan
  • Kenalkan Produk Makanan Halal dari Indonesia, Produk Fiesta Ramaikan Tokyo Halal Festival di Jepang
  • Produk Olahan Ayam Indonesia Meriahkan Festival Makanan Halal di Jepang
  • Stok Beras 2,4 Juta Ton, Bulog Pastikan Stok Cukup
  • Kementan: Indonesia Bebas Selada Romaine Tercemar E-Coli
  • Kementan Bersama Dinas Pertanian Tata Kembali Pola Produksi Cabai & Bawang Merah 2019
  • Pinjam Jagung, Mentan: Kita Saling Membantu
  • Kementan Targetkan 6 Juta Ton Gabah dari Lahan Rawa
  • Peternak Sambut Baik Upaya Meminjam Jagung