Dana Desa Mampu Tekan Pengangguran

2 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Ketenagakerjaan | 2018-11-12
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Program pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) sebagai penunjang menuju sentra produksi pertanian dengan menggunakan Dana Desa dapat menekan angka pengangguran bagi warga Desa Lagundi, Sulawesi Tenggara. Pembangunan infrastruktur dari Dana Desa mampu melibatkan dan memberdayakan warga.

Kepala Desa Lagundi, La Andy dari Kendari, Ahad (11/11), mengatakan pembangunan infrastruktur Jalan Usaha Tani yang memberdayakan warga desa menjadi komitmen pemerintah desa dan Badan Perwakilan Desa (BPD). Seluruh kegiatan pembangunan yang dananya bersumber dari Dana Desa berdasarkan musyawarah warga, perangkat desa dan badan perwakilan desa.

"Tidak ada program yang dibuat atas keinginan secara pribadi kepala desa," katanya.

Dalam pelaksanaan program kegiatan desa, khususnya pekerjaan fisik lapangan mempekerjakan warga desa sehingga mereka memperoleh pemasukan. "Hakekat dari Dana Desa dan anggaran Dana Desa dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah adalah menysejahterakan masyarakat sehingga warga dilibatkan dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan," katanya.

Ia memberi contoh, peningkatan pekerjaan jalan usaha tani sepanjang 1,4 kilometer dengan lebar empat meter direncanakan dikerjakan secara manual oleh warga desa. "Sebagian pekerjaan menggunakan alat berat demi menjaga kualitas jalan. Itu pun berdasarkan saran warga sehingga tidak ada yang dirugikan," katanya.

Pekerjaan peningkatan Jalan Usaha Tani di Desa Lagundi, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara yang sudah selesai dilaksanakan menghabiskan anggaran Rp 300 juta. Sedangkan upah kerja warga sebesar Rp 105 ribu per hari.

Kepala BPD Lagundi Syahrula mengatakan pelaksanaan pekerja peningkatan Jalan Usaha Tani sepanjang 1,4 kilometer sempat menjadi sorotan karena menggunakan alat berat. Dalam perencanaan pelaksanaan pekerjaan dan penganggaran menggunakan tenaga manual atau dikerjakan oleh manusia. Kenyataannya sebagian item pekerjaan menggunakan alat berat. Hal ini perlu penjelasan agar tidak menimbulkan masalah hukum dikemudian hari.

Ia menambahkan kritikan, sorotan  atau apa pun namanya tidak bertujuan menjerumuskan pihak pelaksana pekerjaan. Tetapi sebagai wujud konsistensi terhadap hasil rapat yang melibatkan para pemangku kepentingan lainnya.

Anggota DPRD Buton Utara, Muliadin Salenda mengapresiasi pembangunan Jalan Usaha Tani karena membuka akses para petani mengangkut hasil panen. "Adanya jalan usaha tani maka petani semakin mudah pergi pulang ke kebun dan tidak kesulitan mengangkut hasil panen," kata Muliadin, politisi Partai Demokrat. (ant)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Pekerja di Kepulauan Natuna
  • Menaker: Angka Pengangguran SMK Menurun
  • Industri Hasil Tembakau Serap 5,98 Juta Tenaga Kerja
  • Pemerintah Jemput Bola Sertifikasi Pekerja Konstruksi di Pelosok
  • Kementerian PUPR Dorong Uji Sertifikasi Pekerja Konstruksi
  • BPS : Upah Nominal Harian Buruh Tani Februari 2019 Naik
  • Lapangan Kerja Industri Pertambangan Tetap Dibutuhkan
  • Diresmikan, KEK Tanjung Kelayang Serap 23.645 Tenaga Kerja
  • Presiden Serahkan 16 Ribu Sertifikat Pekerja Konstruksi
  • Jokowi Bakal Serahkan Sertifikat ke 16.000 Tenaga Kerja Konstruksi
  • Tenaga Kerja Industri Manufaktur Meningkat Sepanjang 2018
  • Sejak 2017, Program Vokasi Industri Telah Gaet 400.000 Siswa SMK
  • Australia Tambah 5.000 Kuota Visa Bagi Tenaga Kerja RI
  • Kemendes Komitmen Tingkatkan SDM Melalui Balai Pengembangan
  • Program Desa Migrasi Produktif Tekan Pengiriman TKI Ilegal
  • Vokasi Jadi Fokus untuk Tingkatkan Produktivitas Pekerja
  • NTB Jalin Kerja Sama Berbagai Bidang dengan Malaysia
  • Kementerian PUPR Percepat Sertifikasi Tenaga Konstruksi
  • Sepanjang 2018, Industri Manufaktur Serap 18,25 Juta Tenaga Kerja
  • Sukabumi Dorong Lahirnya Ribuan Wirausaha Muda