BKP Kementan Lanjutkan Penanganan Stunting pada 2019

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Kependudukan | 2018-11-15
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (BKP Kementan) melanjutkan upaya penanganan permasalahan gizi (stunting) pada agenda kerja BKP tahun depan. BKP juga akan menurunkan daerah rentan rawang pangan.

Kepala BKP Agung Hendriadi mengatakan, selain agenda tersebut, BKP akan meningkatkan kinerja Gapoktan untuk mendukung stabilisasi harga baik di tingkat produsen maupun konsumen.

“Skema pembiayaan diarahkan untuk meningkatkan kinerja prosesing melalui bantuan peralatan dan operasional, biaya operasional untuk kemasan dan transportasi,” kata Agung saat memberi arahan dalam evaluasi kegiatan 2018 dan perencanaan 2019 di Yogyakarta.

Untuk meningkatkan diversifikasi pangan, menurut Agung, akan dilakukan Pengembangan Industri Pangan Nusantara (PIPN) dengan konsep pendekatan hulu-hilir.  Diversifikasi dilakukan dengan meningkatkan kapasitas pengelolaan Pangan Lokal menjadi skala industri dengan memberikan sentuhan pada aspek hilirisasi.

“Menghasilkan intermediate product berupa tepung dan end product berupa pangan olahannya," ujar Agung.

Ia menambahkan,  kegiatan tersebut akan dikembangkan di 10 titik dengan fokus pada tiga komoditas Sagu, Ubikayu, dan Jagung. Untuk langkah ke depan, BKP akan mendorong kegiatan PIPN dengan kebijakan penggunaan bahan baku lokal terhadap industri pangan olahan yang berbasis tepung impor.

Agung menjelaskan, akan mengevaluasi efektifitas KMP dalam mengentaskan wilayah rentan rawan pangan dan kemiskinan. "KMP di-upgrade dengan kegiatan hulu dan hilir yang terintegrasi untuk meningkatkan nilai tambah produk hulu yang dihasilkan dan dilaksanakan dengan pendekatan korporasi dalam wadah program/kegiatan Pengembangan Korporasi Usahatani (PKU)," ungkap Agung. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • PUPR Serah Terima 50 Kunci Rumah Khusus Nelayan Di Boalemo
  • Pemerintah Optimis Angka Kemiskinan Berkurang Jadi 8,9% di 2020
  • Nelayan di Boalemo Dapat 50 Rumah
  • PUPR Akan Bangun Rumah Untuk Warga Eks Timor Timur
  • PUPR Optimistis Target Sejuta Rumah Tercapai Akhir Tahun
  • Pemerintah Dorong Keluarga Miskin Jadi Menengah Tangguh
  • Urbanisasi Pengaruhi Kelangsungan Rantai Pasokan Pangan
  • Gorontalo Siapkan 36 Hektare Lahan Untuk Rumah Warga Tak Mampu
  • Anggaran Program Keluarga Harapan Telah Tersalurkan Rp19,6 Triliun
  • Tingkat Kepuasan PKH Capai 93,2%
  • BPS: Kualitas Hidup di Indonesia Meningkat di 2018
  • Survei: 93,2 Persen KPM Puas pada Program Keluarga Harapan
  • Tekad Jokowi: Tidak Ada Lagi Rakyat Tertinggal di Garis Kemiskinan
  • Indonesia Gandeng Lembaga Internasional Atasi Isu Kemiskinan
  • LSM Sebut Kualitas Hidup Orang Miskin di RI Membaik
  • Pemerintah Siapkan 21.000 Huntap Risha di Palu
  • Pemerintah Gelontorkan Rp 5,1 T Untuk Korban Gempa Lombok
  • Tahun ini PUPR Bedah 1.200 Unit Rumah di Padeglang
  • Pemerintah Berkomitmen Terus Sediakan Rumah Layak bagi Masyarakat
  • Penerima Bantuan PKH Didorong Masuk Industri Kecil dan Menengah