Kemendes PDTT Bantu Pemkab Lampung Barat Remajakan Kopi

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Perkebunan dan Kehutanan | 2018-11-29
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Produksi dan kualitas menurun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat akan melakukan peremajaan (replanting) tanaman kopi robusta. Pemkab telah menerima bantuan dari Kementrian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk peremajaan di daerah produsen kopi terbesar di Lampung tersebut.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat Tri Umaryani mengatakan, bantuan dalam program peremajaan tanaman kopi tersebut yakni berasal dari Kemendes PDTT berupa alat mesin pertanian (alsintan) yang terdiri dari mesin roasting kap 3 kg sebanyak dua unit, mesin roasting kap 5 kg satu unit, mesin penyiang gulma sebanyak 33 set, terpal jemur 200 lembar, mesin huller 19 unit, mesin pulper sebanyak empat unit, mesin pencuci kopi seunit,  mesin grader seunit, mesin bubuk kopi dua unit.

Sedangkan bantuan dari Kementan untuk peningkatan produksi dan produktivitas komoditas perkebunan yakni intensifikasi kopi robusta seluas 100 hektare (ha), peremajaan kopi robusta seluas 630 ha, sertifikasi organik oleh Lembaga Sertifikasi Organik di desa organik berbasis komoditas perkebunan sebanyak 3 kt, alat pembuat lubang tanam dan rorak sebanyak 41 unit, fasilitasi pengolah kopi sebanyak 3 kt, alat pasca panen kopi 5 kt, irigasi perpompaan sebanyak 1 kt, fasilitasi pembentukan  lembaga ekonomi masyarakat sebanyak 6 kt, bantuan benih lada sebanyak 2 kt, bantuan desa mandiri benih kopi robusta sebanyak 2 kt.

Sedangkan dari Pemkab Lampung Barat sendiri melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan pada tahun 2019 menganggarkan dalam APBD-nya. “Guna meningkatkan produksi kopi, Dinas Perkebunan dan Peternakan tahun depan mengalokasikan program peremajaan melalui penyambungan dengan menggunakan bibit entris,” katanya dalam keterangan persnya, Rabu (21/11).

Menurut dia,  program peremajaan tanaman kopi melalui penyambungan menggunakan bibit entris. Pola semacam itu akan dilaksanakan di lahan seluas 225 ha. Melalui anggaran APBD tahun depan disiapkan 22.500 batang bibit entris untuk lahan seluas 225 ha dengan rician 100 batang per hektare.

“Bantuan bibit bersifat stimulan, kekurangannya dari petani sendiri,” katanya.

Pemberian bantuan bibit entris mengutamakan terhadap lahan perkebunan kopi yang kondisinya selama ini belum mendapatkan program peremajaan. Terlebih pada tanaman kopi yang sudah tua tapi dinilai masih produktif. Tujuannya agar tanaman kopi tersebut dapat berproduksi optimal.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus pernah menyatakan, pembangunan sub sektor perkebunan berkontribusi cukup besar terhadap Produk Domestik Regional Brutto (PDRB) Kabupaten Lampung Barat, salah satunya kabupatennya produsen kopi robusta terbesar di Lampung.

Namun ujar dia, masalah klasik masih harus dihadapi yakni produktivitas dan mutu yang masih rendah. Sebab itu, bantuan sarana dan prasarana pertanian dari pusat merupakan stimulan untuk mendukung percepatan peningkatan produksi, produktivitas dan mutu komoditas kopi robusta. (rep)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Klaim Kemarau Tak Ganggu Produksi Cabai
  • Pertamina Dukung Petani Sumbar Kembangkan Serai Wangi
  • Teknologi Bujangseta Solusi Tingkatkan Produksi Jeruk
  • Kementan Fokus Benahi Sektor Perkebunan
  • Pacu Rempah Indonesia Kembali Berjaya di Dunia, Kementan Tebar 500 Juta Benih Unggul
  • Pemerintah Sediakan Lahan Hutan Gratis untuk Koperasi
  • Ribuan Potong Kayu Olahan Ilegal di Nunukan Diamankan
  • 241 Korporasi Mulai Pulihkan 3,26 Juta Ha Lahan Gambut
  • Pemerintah Siapkan 200 Juta Benih untuk Peremajaan Karet
  • Priangan Timur Tingkatkan Produksi Pisang Nasional
  • Skema Kemitraan Kehutanan Dongkrak Komersial HTI
  • KLHK Targetkan Penetapan Hutan Adat Seluas 6,53 Juta Hektare
  • Petani Palangkaraya Budidayakan Buah Naga di Lahan Gambut
  • Kementan Luncurkan Program BUN500
  • Penguatan Sistem Verifikasi Untuk Menekan Pembalakan Liar
  • Semangka Organik Jadi Produk Kebanggaan DPO
  • KLHK Dorong Percepatan Administratif Hutan Adat
  • Kementan Gandeng Taiwan Dorong Agribisnis Anggrek
  • KLHK Keluarkan Peta Hutan Adat
  • Ditjen Perkebunan Diapresiasi Soal Sinkronisasi Data Sawit