Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Pasokan Pupuk untuk Petani Sukabumi Aman

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2018-12-04
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Pasokan pupuk untuk memenuhi kebutuhan petani di Kabupaten Sukabumi dipastikan aman hingga akhir tahun nanti. Pasalnya stok pupuk dari produsen pupuk PT Pupuk Kujang mampu memenuhi kebutuhan petani hingga dua bulan ke depan.

‘’Kami pastikan ketersediaan pupuk urea Jawa Barat-Banten dari gudang produsen hingga distributor dan pengecer aman,’’ ujar Manajer Humas PT Pupuk Kujang Ade Cahya kepada wartawan Senin (3/12). Stok ini mampu memenuhi kebutuhan petani lebih dari dua bulan ke depan.

Ade menerangkan, total stok pupuk urea bersubsidi sampai dengan 30 November 2018 di gudang lini II produsen dan gudang lini III distributor mencapai 132.974 ton atau 175 persen dari ketentuan stok tiga minggu kedepan sebesar 58.404 ton. Sehingga para petani diminta tidak perlu khawatir dalam memasuki musim tanam kedua ini.

Menurut Ade, realisasi penyerapan pupuk urea sampai dengan saat ini mencapai 477.510 ton. Atau 89 persen dari ketentuan Dinas Pertanian sebesar 535.463 ton.

Selain pupuk urea kata Ade, stok jenis pupuk lainnya masih cukup tersedia. Misalnya NPK Phonska sebanyak 5.6726 ton atau 336 persen dari ketentuan stok tiga minggu sebesar 10.647 ton. Jenis pupuk Petroganik sebanyak 10.605 ton atau 125 persen dari ketentuan stok tiga minggu sebesar 8.463 ton.

Lebih lanjut Ade menuturkan, stok urea bersubsidi wilayah Sukabumi di gudang lini III sampai dengan 30 November 2018 mencapai 3.154 ton atau 77 persen dari ketentuan tiga minggu sebesar 4.096 ton.

Kesiapan stok petroganik mencapai sebanyak 168  ton atau 161 persen dari ketentuan stok tiga minggu sebesar  104 ton. Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan stok NPK Phonska sebesar 1.767 ton atau 114 persen dari ketentuan tiga minggu sebesar 1.542 ton. (ant)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Industri

  • Pemerintah Ingin Bangun Pendidikan Vokasi di Pesantren
  • 3 Kawasan Ekonomi Khusus Ditargetkan Beroperasi Awal 2019
  • Kementan: Alsintan Tingkatkan Produksi Pertanian
  • 2018, Kementan Rogoh Rp 2,75 T untuk 69.196 Unit Alsintan
  • Indonesia Kirim Tenaga Ahli Pertanian ke Myanmar
  • Indonesia Jajaki Peluang Kerja Sama KEK dengan Korsel
  • Kinerja Kementan Jadi Rujukan Prestasi Pemerintah
  • BKP Kementan Berdayakan Petani di Maluku dan Maluku Utara
  • Petani Poso Antusias Ikuti Bimtek Budidaya Padi dan Jagung
  • PUPR: Rekonstruksi Sulteng Dipercepat
  • Indonesia Kurangi Kesenjangan Melalui Pembangunan Berkelanjutan
  • Jokowi: Infrastruktur di Sumatera hingga Papua harus Sebaik di Jawa
  • Pertumbuhan Ekonomi RI Berpotensi Paling Cepat di Dunia Tahun Depan
  • Presiden Jokowi: Kita Harus Bertumpu pada SDM
  • Pupuk Indonesia Amankan Realokasi Pupuk Bersubsidi
  • Petani Banyuasin Antusias Terima Bantuan Escavator Kementan
  • Jokowi Ingin Anak Muda Bantu Kembangkan UMKM
  • Indonesia-Taiwan Kerja Sama Berdayakan Petani
  • Bulog: Stok Beras dan Daging Cukup hingga Pertengahan Tahun Depan
  • BKPM Optimistis Perekonomian Indonesia Membaik