Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Jelang Tahun Baru, Pasokan Elpiji di Palangkaraya Aman

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Energi | 2018-12-05
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palangka Raya mengklaim pasokan gas elpiji bersubsidi aman hingga perayaan Natal 2018 dan tahun baru 2019. Jumlah kebutuhan dan jumlah dari kuota untuk Kota Palangka Raya mencapai 172 ribu tabung, dengan empat agen dan 178 pangkalan.

"Saya yakin denan ini gas elpiji cukup untuk memenuhi kebutuhan gas bersubsidi sampai akhir tahun nanti," kata Kepala Disperindag Kota Palangka Raya Ikhwanudin, Selasa (4/12).

Ia mengatakan jika penyaluran atau distribusi lancar maka dapat dipastikan tidak ada kelangkaan elpiji di pasaran ataupun kenaikan harga. Namun, lanjut Ikhwanudin perlu diwaspadai adalah adanya oknum yang bermain atau memanfaatkan momen-momen seperti ini.

"Saya pikir kalau penyalurannya lancar maka tidak ada kelangkaan ataupun kenaikan harga, berbeda kalau adanya oknum yang memanfaatkan momen seperti ini maka itu yang dapat menyebabkan hal tersebut terjadi," katanya.

Ia kembali mengingatkan gas elpiji tiga kilogram diperuntukkan bagi warga yang tidak mampu. "Untuk itu untuk golongan masyarakat tertentu tidak diperkenankan menggunakan gas bersubsidi itu. Salah satu yang tidak boleh menggunakan seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), maupun PKL dengan kategori tertentu," katanya.

Sementara itu, saat ini sejumlah warga di Kota Palangka Raya, mengeluhkan tingginya harga gas elpiji bersubsidi di kota setempat yang mencapai Rp 35 ribu per tabung menjelang pelaksanaan Natal 2018 dan tahun baru 2019. "Sekitar sebulan harga gas elpiji tiga kilogram Rp 30 ribu namun kemarin saya beli justru harganya naik menjadi Rp 35 ribu per tabung," kata Mardiani warga Palangka Raya.

Ia merasa was-was jika harga tidak segera turun, semakin mendekati pelaksanaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 harga gas bersubsidi itu terus melonjak. Sementara itu, mama Nasir, penjual eceran gas bersubsidi di Kota Palangka Raya mengatakan, kenaikan tersebut menyesuaikan harga gas elpiji yang dibeli. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Energi

  • Pemerintah Jamin Listrik di Maluku Tak Padam Saat Natal dan Tahun Baru
  • PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Jakarta-Banten
  • Pertamina Tambah Pasokan Elpiji Subsidi Jelang Tahun Baru
  • Pemerintah Operasikan Dua SPBU BBM Satu Harga di Pulau Nias
  • Soal Harga BBM, Menkeu: Kita Menjaga Keseimbangan
  • Serikat Pekerja Ancam Mogok Kerja, PLN Jamin Pasokan Listrik Aman
  • Jelang Tahun Baru, Pasokan Elpiji di Palangkaraya Aman
  • Pertamina Target Bangun 1.300 SPBU di Indonesia
  • Penyelesaian Listrik 35 Ribu MW Sesuai Kebutuhan
  • Pertamina MOR VI Operasikan 27 SPBU Satu Harga
  • Presiden Jokowi Beri Sambungan Listrik Gratis ke 100 ribu Warga Jawa Barat
  • PLN Listriki 19 Desa di Maluku Utara
  • Pertamina Tegaskan Elpiji Subsidi untuk Warga Miskin
  • ESDM: Badan Usaha Sepakat Turunkan Harga BBM Nonsubsidi
  • Kini Masyarakat Lumbis Nunukan Bisa Nikmati BBM Satu Harga
  • Masyarakat Distrik Siret, Kabupaten Asmat -Papua, Kini Nikmati BBM Satu Harga
  • PGN Pastikan Pasokan BBG Aman
  • Pemerintah Dorong Penggunaan Mobil listrik Antisipasi Penurunan Produksi Minyak
  • Pertamina Jamin Pasokan Solar ke PLN Timika
  • ESDM: Harga BBM Turun Mulai Pekan Depan