Kementan Optimistis Target Optimasi Lahan Rawa Tercapai

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Pertanahan | 2018-12-07
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Indah Megawati optimistis target optimasi lahan rawa tercapai. Tercatat 750 hektare hamparan padi siap panen meramaikan acara Hari Pangan Sedunia (HPS)  ke-38 pada 18-21 Oktober 2018 lalu.

Diperkirakan 4 ribu hektare lahan rawa akan selesai dioptimalisasi hingga 20 Desember 2018 mendatang. Oleh karena itu, rencananya Kementan akan mengembangkan 500 ribu hektare lahan rawa yang tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia.

“Jadi kita ingin naikkan indeks pertanaman dari satu kali menjadi dua kali,” kata Indah.

Ia akui dalam perjalanannya ada sejumlah hambatan yang dialami, diantaranya menetralkan tingkat keasaman lahan rawa yang tinggi dan memilih komoditas tanaman yang cocok ditanami diarea semacam ini. Terkait Jejangkit, lanjut Indah, saat ini pihaknya terus mengejar penyelesaian program tersebut. Pengawasan ketat dari pusat daerah dilakukan untuk mengawal keberhasilan program itu.

“Pengawasan ketat karena rawa ini kalau ditinggal 1 minggu saja rumputnya langsung setinggi manusia dewasa,” ujarnya,

Indah menjelaskan bila pelaksanaan megaproyek optimasi 500 ribu hektare yang dicanangkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat ini dalam proses penyusunan SID (survey investigasi design).  “Kita optimistis jalankan program Mentan. Itu megaproyek yang bagus karena kita tahu potensi rawa kita ratusan ribu hektar dan nggak dimanfaatkan dan kita dukung. Kita tengah mencari lokasi dan membuat SID-nya,” tuturnya.

Untuk mendukung pengembangan lahan rawa, Kementan meluncurkan program Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani (SERASI). Penguatan kelembagaan petani dilakukan dengan mengkorporasikan koperasi.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam sambutannya saat launching program SERASI, pekan lalu (21/11), menyampaikan ratusan ribuan hektar rawa yang tersebar di enam provinsi akan dimanfaatkan sebagai lahan pertanian produktif.

“Generasi kita ke depan, tidak usah ragu, kita sudah menemukan solusi baru untuk pangan Indonesia. Pemanfaatan lahan rawa dilakukan secara berkelanjutan untuk menghasilkan komoditas pangan strategis terutama beras. Kementan telah menyusun berbagai regulasi pendukung agar lahan rawa tetap sebagai lahan pertanian produktif," kata Mentan.

Langkah Kementan memanfaatkan lahan rawa mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebutkan optimalisasi rawa sebagai kebijakan yang cerdas dan strategis. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Sertifikasi Lahan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Perdesaan
  • Kementan Minta Lahan Pasang Surut di Banyuasin Selesai Akhir Mei
  • 15.000 ha Lahan di Aceh Potensial Jadi Ladang Garam
  • Peremajaan Gambut Ditargetkan Capai 1 Juta Hektare pada 2019
  • Menteri Basuki Yakin Pembebasan Lahan Adat Jembatan Holtekamp Bisa Diselesaikan
  • BRG Ungkap Potensi Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Sawah
  • Lahan Sudah Legal, Petani dan Polisi Hutan Tak Lagi Kucing-kucingan
  • Menteri Sofyan Bagikan 20 Ribu Sertifikat Tanah di Batam
  • Mentan Sebut Program Cetak Sawah Naik 400% Dibanding 2014
  • Jokowi Bagikan 2.081 Sertifikat Tanah di Bangka Belitung
  • Pemerintah Jokowi Siapkan Lahan 10 Hektare Bangun Kampus di Serpong
  • Kementan Siap Beri Bantuan untuk Lahan Sawah Baru di Cianjur
  • Pengelolaan Air dalam Optimasi Lahan Rawa di Sulsel
  • Mentan Optimalisasi Lahan Rawa Lebak di Wajo
  • Lahan Kering di Purwakarta Potensial Jadi Areal Padi Gogo
  • Berkat Embung dan Irigasi Tersier, Lahan Marginal Kembali Produktif
  • Jokowi Bagikan 3.000 Sertifikat Tanah ke Warga Jaksel
  • Kementan Dorong Pemda Keluarkan Regulasi Perlindungan Lahan Pertanian
  • KLHK Targetkan Rehabilitasi Lahan Kritis Seluas 206.000 Hektare pada 2019
  • Kementerian ATR Bantu Penyediaan Tanah Sektor Hulu Migas