20 Ribu Ha Sawah Petani di Karawang Diasuransikan, Petani: Kami Tidak Resah Lagi

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Pertanahan | 2018-12-08
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada para petani, 20 ribu Ha sawah petani di Karawang diasuransikan. Kini para petani di Karawang tak perlu lagi risau akan usaha tani padnya karena telah dilindungi program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Keputusan ini diresmikan dengan Surat Keputusan Daftar Peserta Definitif Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang yang ditandatangani pada 23 November 2018 lalu.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Ir. H. Hanafi, MM, mengatakan tujuan pengamanan usaha tani padi. "Sehingga target produktivitas padi di Kabupaten Karawang dapat tercapai serta mampu menyuplai kebutuhan cadangan beras nasional. Karena pembayaran premi asuransi padi 20% telah kami bayarkan," ujar Hanafi.

Kasubdit Pemberdayaan Permodalan dan Asuransi Pertanian Ditjen PSP Kementan, Waluyo mengatakan, target tahun 2018 dapat mencapai seluas 800-900 ribu ha dipastikan akan dilindungi untuk musim tanam Oktober-Maret.

"Sebagai bentuk amanat dari UU no 19 tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, bahwa selain pemerintah pusat, yang wajib melindungi usaha tani adalah pemerintah daerah. Sehingga perlu kiranya upaya bersama-sama untuk mewujudkan tujuan besar pembangunan pertanian kita yang telah digaungkan oleh Pak Mentan yaitu menjadi lumbung pangan dunia di tahun 2045 dapat kita capai," harap Waluyo.

Tarlim, Ketua Poktan Gemahripah, Desa Cicinde Selatan, Kecamatan Banyusari, mengucapkan rasa syukur yang mendalam. Karena lahan sawah mereka telah terlindungi. Sehingga tidak ada lagi keresahan dan khawatir selama musim tanam Oktober-Maret mendatang. "Terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah, yang telah membantu kami dalam mengamankan usaha tani. Kami tidak resah lagi dalam menanam padi," pungkasnya.

Terlaksananya bantuan perlindungan usaha tani tersebut, berkat sinergi yang baik antara Ditjen Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan dengan pemerintah daerah Kabupaten Karawang. Bukti polis pun telah diterima oleh para petani yang tergabung dalam beberapa kelompok tani. (mer)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Bersama TNI Terus Genjot Program Cetak Sawah Baru
  • Sertifikasi Lahan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Perdesaan
  • Kementan Minta Lahan Pasang Surut di Banyuasin Selesai Akhir Mei
  • 15.000 ha Lahan di Aceh Potensial Jadi Ladang Garam
  • Peremajaan Gambut Ditargetkan Capai 1 Juta Hektare pada 2019
  • Menteri Basuki Yakin Pembebasan Lahan Adat Jembatan Holtekamp Bisa Diselesaikan
  • BRG Ungkap Potensi Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Sawah
  • Lahan Sudah Legal, Petani dan Polisi Hutan Tak Lagi Kucing-kucingan
  • Menteri Sofyan Bagikan 20 Ribu Sertifikat Tanah di Batam
  • Mentan Sebut Program Cetak Sawah Naik 400% Dibanding 2014
  • Jokowi Bagikan 2.081 Sertifikat Tanah di Bangka Belitung
  • Pemerintah Jokowi Siapkan Lahan 10 Hektare Bangun Kampus di Serpong
  • Kementan Siap Beri Bantuan untuk Lahan Sawah Baru di Cianjur
  • Pengelolaan Air dalam Optimasi Lahan Rawa di Sulsel
  • Mentan Optimalisasi Lahan Rawa Lebak di Wajo
  • Lahan Kering di Purwakarta Potensial Jadi Areal Padi Gogo
  • Berkat Embung dan Irigasi Tersier, Lahan Marginal Kembali Produktif
  • Jokowi Bagikan 3.000 Sertifikat Tanah ke Warga Jaksel
  • Kementan Dorong Pemda Keluarkan Regulasi Perlindungan Lahan Pertanian
  • KLHK Targetkan Rehabilitasi Lahan Kritis Seluas 206.000 Hektare pada 2019