Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Dalam 4 Tahun, Kementan Klaim Cetak 215 Ribu Ha Lahan Baru

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Pertanahan | 2018-12-09
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya menambah luasan lahan persawahan. Hal ini guna meningkatkan produksi beras nasional menuju ketahanan pangan dan mengatasi permasalahan alih fungsi lahan.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Pending Dadih Permana mengatakan, selama 4 tahun ini Kementan telah mencetak 215.811 ha lahan baru yang berjalan sejak 2015. Lahan tersebut dipastikan sudah memberi hasil yang cukup baik.

"Sudah menghasilkan 20.070 hektare (ha) lahan pertanian, kemudian tahun 2016 menghasilkan 129.096 ha dan tahun 2017 seluas 60.243 ha," ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (8/12/2018).

Sedangkan pada sektor optimasi lahan rawa, konversi lahan rawa pada 2016 mencapai luasan 3.999 ha, pada 2017 seluas 3.529 ha dan pada pada 2018 telah terealisasi seluas 16.400 ha.

Sementara itu, Pengamat Pertanian Luthfi Fatah menilai, masalah penyusutan lahan sawah harus diimbangi dengan data yang valid dan akurat. Sebab jika tidak, akan menimbulkan kerancuan soal produksi pangan, khususnya beras.

"Saya tidak sependapat jika program sawahnisasi yang dibangun pemerintah itu dikatakan gagal. Kan banyak program yang sudah dicapai seperti peningkatan produksi dan kita tidak impor," kata‎ dia.

Menurut dia, untuk mengatasi masalah menyusutnya lahan pertanian, pemerintah saat ini tengah menyusun payung hukum dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) terkait hal tersebut. Payung hukum tersebut diharapkan segara selesai agar ke depan potensi alih fungsi lahan bisa dicegah.

‎"Kerangka Sampel Area (KSA) yang selama ini jadi acuan BPS dalam menghitung luas baku lahan sawah, harus diimbangi dengan sumber daya manusia yang mumpuni dan mengerti cara pengendaliannya," tandas dia. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Pertanahan

  • Kementan Dorong Pemda Keluarkan Regulasi Perlindungan Lahan Pertanian
  • KLHK Targetkan Rehabilitasi Lahan Kritis Seluas 206.000 Hektare pada 2019
  • Kementerian ATR Bantu Penyediaan Tanah Sektor Hulu Migas
  • Percepat Sertifikasi Tanah, Jokowi: Tanda Bukti Hukum Hak Kita
  • Keliling Bekasi, Jokowi Bagikan 204 Sertifikat Tanah Wakaf
  • Kementan Terus Upayakan Cetak Sawah Baru di Berbagai Daerah
  • Jokowi Minta Warga Lapor jika Ada Pungli Sertifikat Tanah
  • Ditjen PSP Canangkan Optimasi Lahan Rawa 500.000 Ha di Tahun 2019
  • Penambahan Lahan Persawahan di Nunukan Didanai Dana Desa
  • Presiden Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Blitar
  • KLHK Targetkan Lahan Kritis Tersisa Hanya 207.000 Ha
  • Kementan Sasar Perluasan Lahan Pajale Melalui Program Upsus
  • Kementan Optimalisasi Lahan Rawa di Kalimantan Selatan
  • Konservasi Lahan & Air, PUPR Tanam 126.000 Pohon di 34 Provinsi
  • Jokowi Bagikan 6000 Sertifikat Tanah Bagi Warga Jambi
  • Optimalisasi Lahan Rawa Beri Tujuh Manfaat bagi Petani
  • Jokowi Optimis 7 Juta Sertifikat Tanah Terbit Tahun Ini
  • RUU Pertanahan Ditargetkan Rampung Tahun Depan
  • Dalam 4 Tahun, Kementan Klaim Cetak 215 Ribu Ha Lahan Baru
  • 20 Ribu Ha Sawah Petani di Karawang Diasuransikan, Petani: Kami Tidak Resah Lagi