Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Pendapatan Industri Digital Mampu Ciptakan 17 Juta Pekerja

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Ketenagakerjaan | 2018-12-13
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menginginkan potensi pendapatan industri digital yang diproyeksi mencapai 150 miliar dolar AS pada 2025 dapat difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam negeri. Sebab, perkembangan teknologi akan terus terjadi, khususnya di bidang internet of things (IoT).

Airlangga menuturkan, dari 150 juta dolar AS, dapat diciptakan tenaga kerja sebanyak 17 juta orang. Dari total tersebut, 4,5 juta di antaranya merupakan talenta yang bergerak di sektor manufaktur. 

"Sedangkan, sisanya, di services industry," tuturnya ketika memberikan sambutan dalam acara Semarak Festival IKM di Jakarta, Kamis (13/12). 

Dengan potensi yang besar itu, Airlangga mengajak talenta nasional untuk terus mengembangkan industri berbasis digital guna menghadapi revolusi industri 4.0. Khususnya, melalui pembentukan perusahaan rintisan yang menggunakan unsur IoT. Sebab, ia meyakini, IoT akan terus tumbuh seiring dengan kebutuhan masyarakat terhadap aktivitas yang memudahkan. 

Airlangga menilai, peran start up sangat penting dalam membawa Indonesia lebih cepat menuju revolusi industri 4.0. Inovasi mereka diharapkan akan memberikan solusi bagi industri dan masyarakat dalam mengadopsi teknologi. Termasuk dari segi efisiensi dalam hal biaya, energi dan waktu. 

Airlangga optimistis, dengan kualitas talenta nasional yang didukung pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat terdongkrak. Apalagi, Indonesia akan memiliki bonus demografi sampai 2030. Artinya, rasio populasi angkatan kerja meningkat dibanding dengan non-kerja. 

Dengan bonus ini, Airlangga menambahkan, era generasi milenial diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi. "Saya prediksi, dengan bonus demografi, kita akan bisa tingkatkan ekonomi satu sampai dua persen," ujarnya.

Oleh karena itu, pemerintah memberikan perhatian tinggi pada generasi muda melalui  penumbuhan wirausaha baru. Kombinasi antara kuantitas dan kualitas baik dari sisi produk maupun SDM diyakini Airlangga dapat menjadi keunggulan dalam penumbuhan dan pengembangan industri, terutama Industri Kecil dan Menengah (IKM). 

Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah membuka pendaftaran bagi start up lokal untuk kompetisi Making Indonesia 4.0 Start Up. Dari kompetisi ini, diambil lima peserta terbaik yang mendapatkan hadiah masing-masing Rp 50 juta. 

Program ini menjadi terobosan baru yang diharapkan dapat menjadi stimulan munculnya ekosistem start up di bidang teknologi. "Di sisi lain, mampu menciptakan produk yang membantu sektor industri meningkatkan efisiensi dalam hal biaya, energi dan waktu," ucap Gati. (ant)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Ketenagakerjaan

  • Sejak 2017, Pemerintah Gandeng 648 Industri dan 1.862 SMK Genjot Pendidikan Vokasi
  • BPS: Upah Harian Buruh Tani Naik di Desember 2018
  • Pemerintah Rancang Dana Peningkatan Keahlian Bagi Pekerja
  • Per November Penciptaan Lapangan Kerja Capai 1,9 Juta
  • Pemerintah Siapkan Investasi Ketenagakerjaan
  • Kemenperin Pastikan Industri Serap Tenaga Kerja Difabel
  • Cetak Tenaga Kerja Terampil, Kementerian PU-PR Bareng Undip Dirikan Politeknik
  • Pemerintah Targetkan Peningkatkan Produktivitas Tenaga Kerja
  • Menaker Janjikan Pelatihan Bagi 15 Ribu Pekerja Migran
  • Menaker: Angka Pengangguran Turun Jadi 5,3 Persen
  • Tekan Pengangguran, Jokowi Minta Pendidikan Vokasi Digenjot
  • Upah Harian Buruh Tani Naik 0,24 Persen
  • Indonesia-Taiwan Komitmen Lindungi Pekerja Migran
  • Indonesia Genjot Pengiriman TKI Sektor Formal ke Kuwait
  • Pendapatan Industri Digital Mampu Ciptakan 17 Juta Pekerja
  • BPS Sebut Daya Beli Buruh Tani November Membaik
  • Masuki Era Industri 4.0, Kemenperin Dorong Penguatan SDM
  • Pekerja Migran Makin Terlindungi dengan Permenker Baru
  • Produktivitas Tenaga Kerja Sektor Pertanian Meningkat
  • Kesejahteraan Buruh Tani Dinilai Relatif Lebih Baik