Jokowi Optimis 7 Juta Sertifikat Tanah Terbit Tahun Ini

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Pertanahan | 2018-12-16
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Presiden Joko Widodo optimistis target penerbitan 7 juta sertifikat tanah tahun ini dapat tercapai. Tahun depan, Jokowi bahkan menargetkan dapat menerbitkan 9 juta sertifikat tanah.

"Gimana caranya enggak mau tahu saya, yang penting 7 juta harus diserahkan kepada masyarakat. Insyallah ini tinggal dua minggu juga selesai," kata Jokowi di Halaman Rumah Dinas Gubernur Riau, Sabtu (15/12).

Ia menyebut telah menginstruksikan Kepala BPN Sofyan Djalil dan jajarannya untuk bekerja keras mencapai target tersebut. Pembagian sertifikat tanah perlu dikebut lantaran pada 2014, baru 46 juta sertifikat tanah yang diterbitkan pemerintah. Ia bahkan menargetkan bakal ada 126 juta sertifikat tanah.


Menurutnya, jika menggunakan cara lama, target tersebut baru bisa dicapai dalam 160 tahun. Tahun lalu, ia menagetkan penerbitan 5 juta sertifikat tanah, sedangkan tahun depan penerbitan sertifikat tanah ditargetkan sebanyak 9 juta.


Jokowi menyatakan sertifikasi tanah mengurangi sengketa sebab oknum tak bisa lagi mengklaim lahan sembarangan. Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat menjaga sertifikat tanah yang sudah diterima.

"Nunggu 160 tahun, ini enggak bisa, harus melihat setiap hari itu sengketa, sengketa, sengketa. Kalau sudah pegang yang namanya sertifikat ini enak," tutur Presiden.

Adapun pada hari ini, Jokowi menyerahkan 6.000 sertifikat tanah kepada masyarakat Riau. Dari jumlah tersebut, setengahnya adalah sertifikat tanah adat.

Sertifikat itu diterima 2.000 warga Pekanbaru, 200 warga Indragiri Hilir, 500 warga Kampar, 2.800 warga Siak, dan 500 warga Pelalawan.


Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim memuji kebijakan sertifikasi tanah tersebut. "Ingat sertifikat, ingat Pak Jokowi," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wan juga menyampaikan sejumlah permintaan warga Riau, salah satunya terkait upaya untuk mempercepat pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai, yang merupakan bagian dari tol Trans Sumatera. 

Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) sebelumnya mencatat pemerintah telah membagi 6,2 juta sertifikat tanah sejak awal tahun hingga Oktober 2018. Sementara pada 2015-2017, pemerintah menerbitkan sebanyak 7,6 juta  sertifikat tanah.
(cnn)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Fokus Tata Lahan Rawa Tingkatkan Produksi Pangan
  • Bappenas Pastikan tak Ada Spekulan Tanah di Ibu Kota Baru
  • BKP Kementan Optimalkan Lahan Pekarangan di Perkotaan
  • Bangka Belitung Akan Asuransikan 8.500 Hektar Pertanian Padi Sawah
  • Kementan Apresiasi Daerah yang Tolak Izin Pembangunan Perumahan Demi Lahan Pertanian
  • Optimalkan Lahan Rawa, Kementan Jamin Produksi Meningkat
  • Kementan Minta Distan di Daerah Tolak Izin Alih Fungsi Lahan Pertanian Abadi
  • Kementan Apresiasi Pemprov Jabar yang Pertahankan Lahan Pertanian
  • BNPP : 5 Juta Hektare Lahan di Perbatasan Berpotensi Dikembangkan
  • SWASEMBADA GARAM : Status Lahan Di Kupang Tuntas
  • PUPR Antisipasi Dampak Kekeringan Lahan Pertanian
  • Kemarau Jadi Momen Tingkatkan LTT Lahan Rawa
  • Alami Kekeringan Lahan, Kementan Berikan Luas Tanam Baru untuk Petani
  • Manfaatkan Lahan Rawa untuk Sawah, Mentan Dapat Dukungan DPR
  • Terinspirasi KRPL, Lahan Pemasyarakatan Dijadikan Pertanian
  • Terdampak Banjir, Lahan Pertanian Berasuransi di Sulsel Diganti 100%
  • Pemerintah Targetkan Penyelesaian 167 Kasus Konflik Agraria
  • Kementan-TNI Cetak Sawah Baru 200 Hektar di Aceh Besar
  • Kementan Targetkan Satu Juta Hektare Sawah Miliki Asuransi
  • Begini Cara Kementan Mengelola Lahan Rawa Progam Serasi