Kementan Optimalisasi Lahan Rawa di Kalimantan Selatan

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Pertanahan | 2018-12-22
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Penguatan kelembagaan petani menjadi hal yang krusial dan dianggap mampu menopang kemajuan pertanian Indonesia. Kesejahteraan petani diharapkan dapat terangkat dengan pengelolaan pertanian yang lebih profesional secara komprehensif dari hulu hingga ke hilir.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, melakukan kunjungan kerja dengan menghadiri Rapat Koordinasi Selamatkan Rawan Sejahterakan Petani (SERASI) Wilayah Kalimantan Selatan yang diselenggarakan di Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru.

"Ini (program SERASI) adalah program khusus pemerintah pusat dan proyek strategis. Yang terpilih hanya lima provinsi dengan 2 terbesar di Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan", papar Mentan Amran di depan peserta rakor.

"Ini nantinya menjadi pusat padi rawa di Asia. Kami sudah putuskan dalam waktu dekat 6 eskavator tiba sebelumnya sudah 62 jadi total 68. Bulan depan kita kirim lagi 50 unit. Tolong jangan mempermalukan pemerintah pusat yang serius membantu Kalimantan Selatan", terang Amran dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/12/2018).

Kementerian Pertanian dalam menjalankan program serasi menitikberatkan pada inovasi teknologi pertanian yang lebih modern serta penguatan kelembagaan usaha petani yang dikelola lebih profesional dari hulu hingga ke hilir.

"Pelaksanaan pengkoorporasian kelembagaan usaha petani awal modalnya dari hibah pemerintah pusat dengan segala alsintan dan komponen pendukungnya sehingga potensi pertambahan pemasukan yan sangat tinggi", jelas Menteri asal yang khas dengan kemeja putihnya ini.

Secara teknis, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Gatot Irianto, memaparkan penguatan kepada para petani dalam program SERASI ini. Pemanfaatan teknologi irigasi yang memungkinkan pengelolaan air menyesuaikan kebutuhan di lahan persawahan sawa sangat berperan penting dalam program ini.

Selain itu, kelembagaan usaha petani dikembangkan dan diperkuat ke arah profesional dan dipersiapkan menjadi perusahaan dengan bisnis murni yang berorientasi kepada keuntungan.

"Teknologi yang akan diterapkan ternyata sangat diterima dengan baik oleh masyarakat. Ini model usahanya adalah Kelompok Usaha Bersama. Nanti menjadi cikal bakal mengkoorporasikan petani. Perusahaan yang menjadi bisnis murni yang profesional. Melakukan bisnis dengan pihak ketiga tanpa harus dengan BUMN atau yang berkaitan dengan pemerintah", papar Gatot yang sekaligus menjadi penanggung jawab program SERASI di Kalimantan Selatan.

Skala usaha yang akan dijalankan pada Kelompok Usaha Bersama milik petani nantinya tidak hanya berkutat pada budidaya tetapi juga pada elemen pendukung lainnya. Tercatat sekitar hampir sepuluh unit usaha yang nanti alan dijalani diantaranya distributor pupuk, distributor pestisida, bengkel alsintan, pengolahan tanah, panen, pascapanen, pemasaran, pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman).

Selain itu, pengelolaan akan dilakukan di atas area 5.000 ha minimal. Dengan konsep seperti tersebut diperkirakan akan meningkatkan indeks pertanaman (ip) dari ip 100 (sekali tanam) menjadi ip 200 (2 kali tanam) ditambah sekali jagung.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menganggap Program SERASI sangat selaras dengan kebijakan pembangunan sumber daya manusia sektor pertanian dengan pendekatan kesejahteraan. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Sertifikasi Lahan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Perdesaan
  • Kementan Minta Lahan Pasang Surut di Banyuasin Selesai Akhir Mei
  • 15.000 ha Lahan di Aceh Potensial Jadi Ladang Garam
  • Peremajaan Gambut Ditargetkan Capai 1 Juta Hektare pada 2019
  • Menteri Basuki Yakin Pembebasan Lahan Adat Jembatan Holtekamp Bisa Diselesaikan
  • BRG Ungkap Potensi Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Sawah
  • Lahan Sudah Legal, Petani dan Polisi Hutan Tak Lagi Kucing-kucingan
  • Menteri Sofyan Bagikan 20 Ribu Sertifikat Tanah di Batam
  • Mentan Sebut Program Cetak Sawah Naik 400% Dibanding 2014
  • Jokowi Bagikan 2.081 Sertifikat Tanah di Bangka Belitung
  • Pemerintah Jokowi Siapkan Lahan 10 Hektare Bangun Kampus di Serpong
  • Kementan Siap Beri Bantuan untuk Lahan Sawah Baru di Cianjur
  • Pengelolaan Air dalam Optimasi Lahan Rawa di Sulsel
  • Mentan Optimalisasi Lahan Rawa Lebak di Wajo
  • Lahan Kering di Purwakarta Potensial Jadi Areal Padi Gogo
  • Berkat Embung dan Irigasi Tersier, Lahan Marginal Kembali Produktif
  • Jokowi Bagikan 3.000 Sertifikat Tanah ke Warga Jaksel
  • Kementan Dorong Pemda Keluarkan Regulasi Perlindungan Lahan Pertanian
  • KLHK Targetkan Rehabilitasi Lahan Kritis Seluas 206.000 Hektare pada 2019
  • Kementerian ATR Bantu Penyediaan Tanah Sektor Hulu Migas