Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Menko Darmin Klaim Arus Modal Asing Mulai Mengalir ke RI

0 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Moneter | 2018-12-23
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengklaim arus modal asing mulai mengalir ke Indonesia (capital inflow). Karenanya, ia mengaku tak heran dengan kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga acuannya di level 6 persen.

Apalagi, ia mengingatkan, secara total BI telah mengerek tingkat bunga acuan hingga 175 basis poin (bps). "Ekonomi sektor riil cukup baik. Kemudian, transaksi modal juga relatif baik," terang Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (21/12).

Menurut mantan Gubernur BI itu, kenaikan bunga acuan bulan ini tidak diperlukan, seiring dengan antisipasi awal terhadap kenaikan bunga acuan bank sentral AS, The Fed, telah lebih dulu dilakukan.


"Kata market, sudah price in, sehingga kenaikan bunga The Fed sudah diperkirakan market," imbuhnya.

Meski begitu, ia belum mau memberi proyeksi dampak kebijakan moneter ketat yang ditempuh The Fed dan BI dengan mengerek tingkat bunga acuannya.

Kemarin, dalam RDG BI, suku bunga acuan dipertahankan di level 6 persen. Alasannya, mempertimbangkan berbagai kondisi ekonomi global dan domestik. Dari global, keputusan BI dipengaruhi oleh kenaikan bunga acuan The Fed sebesar 25 bps menjadi 2,25 persen-2,5 persen.


Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bank sentral nasional juga memperhitungkan dampak dari kondisi ekonomi AS dan China yang mulai melambat sebagai imbas dari perang dagang kedua negara.

Selain itu, ia juga mempertimbangkan prospek ekonomi Eropa usai The European Central Bank (ECB) mengumumkan penghentian pelonggaran kualitatif per akhir tahun ini.

Tak ketinggalan, ekonomi domestik juga masuk dalam pertimbangan. Meski, proyeksi pertumbuhan ekonomi Tanah Air tetap di rentang 5,0-5,4 persen dan inflasi 3,5 persen plus minus 1 persen.
(cnn)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Moneter

  • BI: Defisit Neraca Perdagangan Membaik di Desember 2018
  • Mentan Amran: Pertama Dalam Sejarah, Inflasi Pangan Turun Drastis Jadi 1,26 Persen
  • BI Optimistis Risiko Inflasi 2019 Bisa Dikendalikan
  • BI: Peluang Rupiah Terus Menguat Terbuka
  • Menko Darmin Nasution Optimistis Rupiah Akan Terus Menguat
  • APBN 2019 Fokus pada Kemakmuran Rakyat
  • Cadangan Devisa Meningkat ke Posisi 120,7 Miliar Dolar AS
  • Menguat, Kurs Rupiah Makin Mendekati Rp 14.000 per Dolar AS
  • 2018, Capaian Inflasi di Bangka Belitung Terkendali Sebesar 3,18%
  • 2019, Darmin Optimistis Penerimaan Negara Capai Target
  • Gubernur BI Yakin Inflasi di Januari 2019 Terkendali
  • Inflasi Tahunan 2018 Capai 3,13%, Sesuai Target Pemerintah
  • Darmin Optimistis Inflasi 2019 Lebih Rendah
  • Rupiah Diperkirakan Stabil pada Awal 2019
  • Defisit APBN 2018 Terkecil Sejak 2012
  • BKP Klaim Berhasil Kendalikan Inflasi
  • Pemerintah Jokowi Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2018 Capai 5,2 Persen
  • 2019, Pemerintah Targetkan Penerapan TKDN dapat Hemat Devisa USD 2 Miliar
  • Darmin Optimistis Neraca Pembayaran Membaik di Kuartal IV
  • Penerimaan Pajak Bisa Bertambah Rp 213 T di Desember 2018