Produksi Pangan Tahun Ini Diyakini Lebih Baik dari 2019

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2019-01-02
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Waspada terhadap pasokan pangan perlu dilakukan namun tidak perlu dikhawatirkan. Hal tersebut karena produksi pangan terutama beras pada tahun ini diperkirakan lebih baik dari 2018. 

Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas mengatakan, stok beras di Bulog saat ini juga memadai. "Sehingga tidak perlu khawatir berlebihan," ujarnya, Selasa (1/1).

Produksi beras yang berpotensi naik sayangnya tidak diikuti produksi jagung yang membaik. Menurut Dwi, biasanya saat produksi padi meningkat, produksi jagung akan turun, begitu juga sebaliknya.

"Ini perlu diwaspadai Januari-Februari ke depan," ujar dia.

Namun masuknya jagung impor diharapkan bisa membantu mengatasi harga pakan termasuk harga telur dan daging ayam. Ia melanjutkan, kenaikan harga daging ayam dan telur ayam 2018 lalu yang lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya lantaran adanya kebijakan pembatasan impor jagung.

Kebijakan pembatasan impor jagung tersebut nyatanya membuat impor bahan substitusinya meningkat yakni impor gandum."Bukan karena tergantikan produksi jagung dalam negeri," ujar dia.

Sementara untuk daging sapi, diakui Dwi masih akan bergantung pada impor mengingat produksi yang belum mampu memenuhi kebutuhan. Hal yang sama untuk kedelai yang memiliki porsi impor lebih dari 90 persen.

Komoditas lainnya yakni gula berpotensi mengalami penurunan impor. Sebab, kata dia, daya produksi gula dalam negeri diprediksi mengalami peningkatan.

"Jadi untuk gula kemungkinan menurun karena musimnya membaik jadi potensi impornya menurun," tambah dia.

Sementara itu Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendriadi memastikan tahun ini tidak berulangnya polemik impor pada jagung dan beras seperti 2018 lalu."Nggak ada lagi," katanya. (rep)

- Tag : Pangan

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kebijakan Impor Bawang Putih oleh Bulog tak Langgar Aturan
  • Mentan dan Bupati Bandung Barat Kompak Ajak Petani Ngahiji
  • Kalbar Jadi Penyangga Bawang Merah Kalimantan
  • Pengendalian OPT Menghantar ke Swasembada Kentang Sayur
  • Wapres JK Dorong Penggunaan Benih Unggul Pacu Produksi Padi
  • Lahan Sawah Terdampak Banjir di Tuban Dapat Asuransi Rp6 Juta per Hektar
  • Petani Indramayu : Tiap Tahun, Produksi Pertanian Selalu Meningkat
  • Kementan Serap Aspirasi, Produksi dan Pendapatan Petani Meningkat
  • Bantuan Mesin Pertanian Mampu Tingkatkan Produksi Jagung
  • Kementan Dorong Penggunaan Benih Bersertifikat
  • El Nino Mengancam Sektor Pertanian, Kementan Siapkan Langkah Antisipasi
  • Tingkatkan Daya Saing, Kementan Latih 4.000 Kelompok Tani Milenial
  • Kementan Identifikasi Kebutuhan Tani Milenial
  • Puluhan Ribu Petani Bali Siap Jadi Pahlawan Pangan di Era Milenial
  • Petani Pamekasan Berharap Bantuan Benih Unggul Dilanjutkan
  • Cuaca Ekstrim, Kementan Janjikan Bantuan Bagi Petani yang Gagal Panen
  • Kota Batu Kembangkan Kawasan Agropolitan Plus Bawang Putih
  • Petani Kerinci Raup Rezeki dari Bawang, Cabai, Kentang dan Sayuran
  • Kementan Siap Berikan Bantuan Alsintan Gratis untuk Petani
  • Tanam Jagung, Pendapatan Petani Madura Meningkat