Kementan Imbau Bantuan Benih Jagung Tak Dijadikan Pakan Ternak

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Peternakan, Perikanan dan Kelautan | 2019-01-02
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Pertanian mengimbau supaya benih jagung yang diberikan kepada petani tidak dijadikan pakan ternak.

Direktur Serelia, Ditjen Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan), Bambang mengingatkan kepada petani, benih jagung tidak bisa dijadikan pangan ternak karena sudah diselimuti (coating) dengan pestisida.

“Benih jagung [jangan] dijadikan pakan ternak. Memang petani mau ternaknya keracunan?” tegasnya belum lama ini lewat siaran resmi.

Bambang menambahkan kalau benih jagung dijadikan pakan ternak, maka ternak akan mati karena benih itu ada pestisidanya. Dia pun mengatakan pemerintah inginnya memberikan benih sesuai dengan perminaan petani. 

Artinya petani diprioritaskan mendapatkan benih sesuai keinginan, tetapi  kalau tidak tersedia akan diberikan benih alternatif. “Tapi kalau benih diberikan alternatif tidak suka, ya tidak usah diterima,” katanya.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kabupaten Bima Saifurrahman menegaskan bahwa tidak ada satu pun petani binaannya atau kelompok tani yang menerima  benih jagung bantuan menjadikannya pakan ternak.

Saifurrahman yang membina 37 kelompok tani (Koptan) di Kabupaten Bima menjelaskan soal bantuan benih jagung memang belakangan ini muncul kabar  miring tentang benih jagung bantuan dijadikan sebagai pakan ternak.

“Hasilnya, dibuat surat penyataan bahwa berita yang menyebutkan benih bantuan dijadikan pakan ternak adalah berita  hoax atau bohong,”  jelasnya.

Saifurrahman menyebutkan bantuan benih jagung baik BISI-2 maupun Premiun 191, sudah ditanam petani, kini tumbuh subur. Petani mengharapkan memang benih BISI  karena sebelumnya petani sudah tanam jenis ini.

“Dengan hadirnya bantuan benih BISI dan Premium, masyarakat merasa terbantu. Benih tersebut kini sudah tumbuh,” pungkasnya. (bis)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Pengusaha Perikanan Tidore Senang Ada Kapal Tol Laut Berpendingin
  • KKP Gagalkan Pengiriman 295 Ekor Benih Arwana ke Malaysia
  • Pemerintah Gagalkan Penyelundupan 304.354 Benih Lobster
  • Udang di Indonesia Masih Aman dari Serangan Penyakit AHPND
  • Mentan Bagikan 600 Ribu Ekor Ayam kepada Warga Cianjur
  • Koordinasi Mendukung Usaha Perunggasan Diperkuat
  • Indonesia Dorong Penguatan Kerja Sama Regional Perikanan
  • India Klaim Daging Kerbau untuk Indonesia Bebas Penyakit
  • Luhut Jamin Pelaku Illegal Fishing Akan Ditindak Tegas
  • KKP Tangkap Lagi Dua Kapal Ikan Berbendera Vietnam
  • Tiga Desa Rawan Pangan di Karawang Dapat Bantuan Bebek
  • Kementan Siap Atur Regulasi Ternak Ayam
  • Indonesia Kembali Amankan Kapal Ikan Asing
  • Penyelundupan Benih Lobster Bernilai Rp 19 Miliar Digagalkan
  • Kemendag Minta Pinsar Buka Data Kerugian Peternak Mandiri
  • Soal Wabah Penyakit Kerbau, Kementan Layangkan Surat ke Pemerintah India
  • Susi Pudjiastuti Apresiasi Penggagalan Upaya Penyelundupan Benih Lobster
  • Tekan Pemotongan Sapi Betina Produktif, Kementan Gandeng Polri
  • Distan Karawang Distribusikan Ribuan Ekor Ayam untuk Gakin
  • Kementan Dorong Peternakan Bersistem Organik