Warga Kalsel Terima Bantuan Sumur Bor dan Penerangan Jalan

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Energi | 2019-01-05
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menyerahkan bantuan sumur bor, Penerangan Jalan Umum-Tenaga Surya (PJU-TS), dan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) untuk Kota Banjarbaru, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan.

Serah terima bantuan dari Pemerintah tersebut dilakukan oleh Direktur Konservasi Energi, Ditjen EBTKE, Hariyanto, di lokasi Sumur Bor Kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru, Jumat (4/1). Hariyanto mengungkapkan, Kementerian ESDM di bidang air tanah salah satunya adalah melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, yaitu penyediaan sarana air bersih melalui pengeboran air tanah dalam di daerah sulit air di seluruh wilayah Indonesia.

 

"Di Banjarbaru, pada 2010-2018 sudah terdapat 9 lokasi bor, dengan debit air 18,50 liter per detik atau sekitar 583.416 meter persegi per tahun yang bisa memenuhi kebutuhan untuk sekitar 26.640 jiwa," ungkap Hariyanto.

Pada tahun 2018 Kementerian ESDM menganggarkan untuk membangun 550 unit sumur bor yang tersebar di seluruh Indonesia, diantaranya adalah satu  unit sumur bor di Kota Banjarbaru, tiga unit di Kabupaten Tapin, dua unit di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan dua unit di Kab. Hulu Sungai Selatan dengan total anggaran pembangunan sekitar Rp 4 miliar.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan menyampaikan rasa terima kasihnya atas pembangunan sumur bor di daerah sulit air di Kabupaten tersebut. "Sebelumnya kami sulit air, sekarang atas bantuan Pemerintah Pusat tidak lagi kesulitan air. Semoga bisa ditambah lagi untuk tahun-tahun yang akan datang," ungkap Jaya.

Bersamaan dengan pemberian bantuan sarana air bersih, dilaksanakan pula serah terima secara simbolis program pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) di Kabupaten Tapin dan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) yang tersebar di tiga kabupaten yaitu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, dan Kabupaten Kota Baru.

Hariyanto berpesan, mengingat infrastruktur ini dibangun dengan anggaran yang cukup besar dan menggunakan APBN, maka diharapkan bantuan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • BBM Satu Harga Hadir di Kabupaten Asmat
  • Atasi Penurunan Produksi, Pertamina Agresif Bor Sumur di Blok Mahakam
  • Empat Daerah Akan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Tahun Ini
  • LPG 3 Kg Langka di Wonogiri, Pertamina Siapkan Tambahan 40.320 Tabung
  • Pertamina Resmikan SPBU Kompak di Asmat
  • PLN Bengkayang Laksanakan Program Perang Padam
  • PLN: Listrik di Kalimantan Siap Tunjang Kehadiran Ibu Kota Baru
  • Harga Gas Indonesia Kompetitif dan Stabil di Asia Tenggara
  • Penyalur BBM Satu Harga akan Ditambah hingga 500 Titik
  • Pertamina Hadirkan BBM Satu Harga di Distrik Mapia Papua
  • ESDM Dorong Sawit Jadi Energi Ramah Lingkungan
  • Pembangkit Skala Kecil Pertama Indonesia Beroperasi di Dieng
  • Pemerintah Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
  • Pertamina Pastikan Layanan BBM Aman di Malut Pascagempa 7 SR
  • PLN Kembangkan PLTS Terapung di Cirata
  • Pembangkit Listrik Batu Bara Terbesar RI Beroperasi Oktober 2019
  • Kementerian ESDM Dorong Percepatan Realisasi Megaproyek 35.000 MW
  • PLTA Batang Toru Ditargetkan Rampung 2022
  • Masa Depan Energi Terbarukan Menjanjikan
  • PLN Resmikan Terminal Batu Bara PLTU Jawa 7