Ada 315 Ribu Benih Lobster Gagal Diselundupkan Selama 2018

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Peternakan, Perikanan dan Kelautan | 2019-01-06
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jakarta I Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan total 315 ribu benih lobster sepanjang 2018. "Berbagai tindak penyelundupan benih lobster melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta masih marak terjadi. Selama periode Januari hingga Desember 2018, BKIPM Jakarta I telah berhasil menggagalkan sejumlah kasus penyelundupan benih lobster, dengan total 315 ribu benih lobster berhasil diselamatkan," kata Kepala BKIPM Jakarta I Habrin Yake dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/1).

Ia mengungkapkan berbagai modus pencurian benih lobster paling sering terjadi melalui Bandara Soett. Modusnya dengan cara hand carry atau bermakna dibawa langsung dengan menggunakan koper.

Selain itu, ujar dia, modus dalam tindak penyelundupan tersebut juga ada yang ditemukan dengan jalur pengiriman kargo pesawat. "Modusnya beragam, paling banyak dibawa langsung oleh si pelaku atau kurir. Ada juga diselundupkan melalui barang kiriman atau kargo," ucapnya.

Habrin menegaskan, BKIPM Jakarta I juga telah menggagalkan berbagai upaya penyelundupan hasil perikanan. Di antaranya seperti lobster bertelur sebanyak 243 ekor, kepiting dalam kondisi bertelur sebanyak 1.539 ekor, dan kepiting di bawah ukuran 200 gram.

Dalam upaya penggagalan, pihaknya juga dibantu oleh aparat dari instansi lain. Seperti Bea Cukai, Kepolisian, dan aviation security atau pihak keamanan bandara.

Ia mengutarakan harapan agar ke depan tidak ada lagi penangkapan dan penyelundupan baik itu benih lobster maupun komoditas perikanan lainnya. Tentu saja agar pengelolaan perikanan nasional juga bisa lebih berkelanjutan.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengemukakan bahwa pihaknya menekankan pentingnya melesatkan produksi perikanan yang menggunakan prinsip-prinsip berkelanjutan guna mengembangkan sektor kelautan dan perikanan nasional. "(Kami ingin) perikanan maju pesat, naik dan berkelanjutan, itu yang paling penting," kata Susi Pudjiastuti dalam acara Refleksi 2018 dan Outlook 2019 KKP di Jakarta, belum lama ini. (ant)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Siap Atur Regulasi Ternak Ayam
  • Indonesia Kembali Amankan Kapal Ikan Asing
  • Penyelundupan Benih Lobster Bernilai Rp 19 Miliar Digagalkan
  • Kemendag Minta Pinsar Buka Data Kerugian Peternak Mandiri
  • Soal Wabah Penyakit Kerbau, Kementan Layangkan Surat ke Pemerintah India
  • Susi Pudjiastuti Apresiasi Penggagalan Upaya Penyelundupan Benih Lobster
  • Tekan Pemotongan Sapi Betina Produktif, Kementan Gandeng Polri
  • Distan Karawang Distribusikan Ribuan Ekor Ayam untuk Gakin
  • Kementan Dorong Peternakan Bersistem Organik
  • Sentra Perikanan Rote Ndao Bakal Beroperasi Tahun Ini
  • Indonesia akan Batasi Jumlah Impor Sapi dari Australia
  • Hingga Hari Ini, KKP Berhasil Tangkap 15 Kapal Pencuri Ikan
  • Susi Pudjiastuti Ajak Uni Emirat Arab Ikut Perangi Illegal Fishing
  • Kementerian Kelautan Tangkap Satu Kapal Ikan Ilegal Berbendera Vietnam
  • 2.500 Ekor Sapi Diberikan ke Peternak di Sumut, Kementan Siapkan Asuransi
  • Kementan Gandeng Peternak Serap Jagung
  • Harga Ayam di Peternak Turun Jadi Tugas Siapa?
  • Dinas Pertanian Catat 270 Ekor Sapi Digaduh
  • Produksi Perikanan Ditargetkan Capai 25,7 Juta Ton
  • Pemerintah Salurkan KUR untuk Peternak di Tasikmalaya